Soal JK-AHY, PAN Tunggu Gugatan di MK

Whisnu Mardiansyah 04 Juli 2018 07:20 WIB
pilpres 2019pemilu serentak 2019
Soal JK-AHY, PAN Tunggu Gugatan di MK
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan - MI/M Irfan
Jakarta: Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan mengatakan partainya belum bisa menyikapi lebih jauh terkait wacana duet Jusuf Kalla-Agus Harimurti Yudhoyono di Pilpres 2019. PAN bakal mengambil sikap jika gugatan ambang batas presiden di Mahkamah Konstitusi (MK) dikabulkan. 

"Semua ini kan sebetulnya lagi menunggu keputusan MK terhadap JR (judicial review) itu. Kita tunggu saja kalau kemudian MK membatalkan presidential threshold 20 persen semua cair lagi," kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Juli 2018. 

Taufik berkeyakinan jika ambang batas presiden 20 persen dibatalkan MK, peta kontestasi Pilpres 2019 semakin disuguhkan banyak pilihan. Bukan hanya JK-AHY, partai-partai politik berusaha menyodorkan ketua umum mereka menjadi capres. 


(Baca juga: PAN Klaim Diperebutkan Poros Jokowi dan Prabowo)

"Jadi kalau mereka yang tidak duduk sebagai parpol pasti akan dinomorduakan karena kesempatan buat parpol, kalau PT nol persen," jelas Taufik.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahean mengatakan, Partai Demokrat memasukkan nama Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai calon alternatif untuk diusung di Pilpres 2019. Nama JK diusulkan bersanding dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Salah satunya pak JK. Ada suara-suara kader yang mengusulkan nama Pak JK berpasangan dengan AHY. Tentu itu suara kader yang akan dipertimbangkan oleh Majelis Tinggi Partai," kata Ferdinand saat dihubungi wartawan, Jumat, 22 Juni 2018.

(Baca juga: Ketum PPP tak Yakin dengan Wacana Kalla-AHY)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id