NEWSTICKER
Indo Barometer menggelar koferensi pers hasil survei soal calon presiden 2024/Medcom.id/Zaenal Arifin
Indo Barometer menggelar koferensi pers hasil survei soal calon presiden 2024/Medcom.id/Zaenal Arifin

Survei: Pamor Soeharto Turun pada 2020

Nasional pemilu survei
Zaenal Arifin • 24 Februari 2020 05:42
Jakarta: Survei Indo Barometer menyoroti ketertarikan masyarakat pada Presiden kedua RI, Soeharto. Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari menyebut pemimpin Orde Baru itu menjadi favorit masyarakat di masanya, namun pamornya memudar saat Presiden Joko Widodo memimpin.
 
“Kesukaan pada Soeharto misalnya turun signifikan dari 36,5 persen di tahun 2011 menjadi 23,8 persen di tahun 2020. Untuk Presiden paling berhasil, turun dari 40,5 persen di tahun 2011 menjadi 32,9 persen di tahun 2018,” kata Qodari di Jakarta, Minggu, 23 Januari 2020.
 
Baca:Anies Baswedan Capres Terkuat dari Kepala Daerah

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, Soeharto menjadi presiden yang paling disukai masyarakat di masanya. Sebanyak 23,8 persen dari 1.200 responden menyatakan kesukaan pada Soeharto yang memimpin 30 tahun lebih.
 
Alasannya, Soeharto dianggap sebagai presiden paling lengkap dalam sejarah Indoneia. Di bidang pendidikan berhasil membangun SD Inpres. Di bidang kesehatan membangun puskesmas serta membangun perumahan rakyat (Perumnas) di seluruh Indonesia.
 
“Hanya saja kekurangannya adalah minimnya kebebasan dan demokrasi,” kata Qodari.
 
Survei: Pamor Soeharto Turun pada 2020
Ilustrasi kotak suara. Medcom.id
 
Sementara 23,4 persen responden menempatkan Presiden Jokowi di posisi kedua setelah Soeharto. Padahal mantan Wali Kota Solo itu baru memasuki periode kedua pemerintahan. Disusul Soekarno 23,3 persen, Susilo Bambang Yudhoyono 14,4 persen, BJ Habibie 8,3 persen, Abdurrahman Wahid 5,5 persen, dan Megawati Soekarnoputri 1,2 persen.
 
Qodari menegaskan, siapapun yang ingin menjadi presiden 2024, perlu melihat presiden sebelumnya untuk dijadikan benchmark. Utamanya dari para presiden yang paling disukai atau dianggap berhasil oleh masyarakat Indonesia.
 
“Setidaknya sebagaimana terlihat dari survei," kata dia.
 
Baca:Prabowo Capres 2024 Terkuat Versi Indo Barometer
 
Survei melibatkan 1.200 responden, dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku.
 
Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling dan untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuisioner.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif