Cendekiawan muslim Fachry Ali/Medcom.id/Theo
Cendekiawan muslim Fachry Ali/Medcom.id/Theo

Strategi Meraup Suara Perlu Disesuaikan Karakteristik Parpol

Nasional pemilu parpol partai politik Pilpres Pemilu 2024
Theofilus Ifan Sucipto • 19 April 2022 16:28
Jakarta: Cendekiawan muslim Fachry Ali mengatakan strategi meraup suara perlu menyesuaikan karakteristik partai politik (parpol). Supaya target kemenangan pemilihan umum (pemilu) tepat sasaran.
 
“Kita harus membedakan partai yang tidak punya pemimpin karismatik dengan partai yang punya pemimpin karismatik,” kata Fachry dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa, 19 April 2022.
 
Fachry mencontohkan pemimpin karismatik seperti Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Sedangkan parpol yang tak punya pemimpin karismatik seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang diketuai Suharso Monoarfa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fachry memprediksi Megawati masih menjadi magnet suara pemilih pada pemilu 2024. Sedangkan, Suharso belum bisa menjadi magnet suara bagi PPP.
 
Baca: Persaingan Parpol Islam Diibaratkan Memencet Balon
 
“Partai-partai yang tidak tergantung pemimpin puncak atau karismatik, biasanya mengandalkan local leader atau local political lord,” papar dia.
 
Fachry mencontohkan Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi yang meraup 227 ribu suara di daerah pemilihannya. Hal tersebut membuatnya melenggang ke Senayan.
 
Local leader ini yang melalui parpol sebagai tangga menjadi pemimpin nasional. Mereka didukung kuat,” jelas dia.
 
Sementara itu, Fachry menilai parpol Islam lainnya, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sedikit diuntungkan. Sebab, PKB memiliki kedekatan dengan para nahdliyin.

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif