Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Legislator: Efisiensi Anggaran Pemilu Diperlukan, Tetapi Jangan Berlebihan

Nasional kpu pemilu DPR RI Pemilu 2024
Anggi Tondi Martaon • 18 April 2022 04:00
Jakarta: Anggaran Pemilu 2024 berpotensi turun lagi usai pemerintah akan membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) memenuhi kebutuhan non-elektoral. Upaya hitung ulang anggaran tersebut mendapat dukungan.
 
"Pertama, sepakat dalam upaya efisiensi anggaran," kata anggota Komisi II DPR Anwar Hafid saat dihubungi, Minggu, 17 April 2022.
 
Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Demokrat itu setuju upaya efisiensi perlu dilakukan karena kondisi keuangan negara akibat pandemi covid-19. Pasalnya, anggaran yang dimiliki negara pas-pasan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mendukung ide KPU agar kebutuhan non-elektoral seperti kantor dan gudang penyimpanan logistik menggunakan gedung milik pemerintah. Hal itu dinilai bakal menghemat banyak uang untuk sewa kantor dan gudang.
 
"Perlu pemanfaatan sumber daya pemerinta berupa aset pemerintah seperti gedung untuk kelancaran penyelenggaraan tugas-tugas KPU, Bawaslu sehingga bisa menekan anggaran," ungkap dia.
 
Namun, dia mengingatkan agar efisiensi anggaran tidak dilakukan secara berlebihan. Sebab, dikhawatirkan bakal berdampak pada kualitas penyelenggara pemilu.
 
Eks Bupati Morowali itu menegaskan pemilu merupakan jalan  mewujudkan demokrasi dan kesejahteraan rakyat. Pemerintah harus memberi perhatian serius kepada pemilu.
 
"Salah satunya penyiapan anggaran yang tidak setengah hati," ujar dia.
 
Sebelumnya, Ketua KPU Hasyim Asy'ari menyampaikan penyebab anggaran Pemilu 2024 sangat besar. Di antaranya keperluan di luar elektoral.
 
Aspek di luar elektoral yang dimaksud yaitu kantor dan gudang logistik KPU di daerah. Mayoritas kedua fasilitas itu masih berstatus sewa.
 
Dia pun meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatasi masalah tersebut. Salah satunya dengan meminta fasilitas pemerintah pusat yang ada di daerah untuk dihibahkan ke KPU.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif