Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Maman Imanulhaq--MI/Adam Dwi
Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Maman Imanulhaq--MI/Adam Dwi

PKB: Koalisi Indonesia Kerja Mencukupi Isi Kabinet

Nasional kabinet jokowi
Ilham Pratama Putra • 22 Juli 2019 00:26
Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai sumber daya manusia (SDM) partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Joko Widodo-Ma'ruf Amin sudah memadai mengisi pos-pos jabatan di kabinet. Dari itu tidak diperlukan lagi partai-partai nonpengusung masuk ke kabinet.
 
"Sangat cukup. Kita banyak sumber daya manusia. Koalisi 01 punya sumber daya yang profesional mengisi kementerian," kata Anggota Dewan Syuro PKB, Maman Imanulhaq, dalam Prime Time News Metro TV malam, Minggu 21 Juli 2019.
 
Masuknya partai-partai nonpengusung masuk kabinet perlu dipertimbangkan matang-matang. Ia khawatir kehadiran partai-partai tersebut justru merecoki visi dan misi yang sudah dibangun partai koalisi sedari awal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita liat track record (partai oposisi) ya. Dalam politik itu boleh masuk keluar memang. Tapi tetap ada yang harus dipegang, soal loyalitas dan dedikasi," ujarnya.
 
Penolakan dari Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf itu ini bukan tanpa alasan. Menurutnya partai koalisi telah berjibaku dalam memenangkan Jokowi-Ma'ruf dalam pemilihan presiden.
 
"Bagaimana kita yang jor-joran membiarkan orang lain ingin masuk. Lebih baik kita menikmati demokrasi," terang Maman.
 
Menurutnya, partai nonpengusung konsisten menjadi oposisi. Oposisi bisa tetap berdedikasi dan berkontribusi meski tak berada dalam kabinet.
 
"Ada partai koalisi yang berjuang, kita persilakan PAN, PKS untuk jadi oposisi untuk bangsa, itu adalah sumbangsih untuk bangsa," pungkasnya.

 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif