Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam wawancara khusus dengan Metro TV. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam wawancara khusus dengan Metro TV. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

Sistem Demokrasi Tak Berjalan Tanpa Check and Balances

Nasional kabinet jokowi
Whisnu Mardiansyah • 10 Juli 2019 14:12
Jakarta: Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sepakat semua pihak harus bersinergi dalam membangun bangsa dan negara. Namun, hal itu tidak tepat bila dikaitkan dengan komposisi partai politik di kabinet.
 
"Sistem demokrasi yang ada harus tetap terjaga, tidak boleh ketika pemerintah yang sudah menang dia ingin mencoba semuanya kalau bisa masuk dalam barisan ini sebanyak-banyaknya. Sehingga kekuatan oposisi lemah check and balances tidak hadir," kata Surya dalam wawancara khusus Metro TV, Rabu, 10 Juli 2019.
 
Semangat berkompetisi harus dijaga dalam demokrasi. Sinergi dan kontribusi membangun bangsa tidak harus duduk bersama di dalam kabinet. Memberikan kritik yang konstruktif termasuk berkontribusi membangun bangsa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Harus kita pelihara dan semangat berkompetisi, semangat saling memiliki, termasuk memberi memberikan masukan. Memberikan kritik itu juga luar biasa baiknya," ujarnya.
 
Baca:Bicara Jatah Kursi Merendahkan Saya dan NasDem
 
Sistem demokrasi dengan adanya check and balances sudah sangat teratur diterapkan sejak era reformasi. Penentuan kabinet ada di tangan Jokowi selaku Kepala Negara yang didukung oleh partai koalisi.
 
"Saya pikir tentu (Presiden) bisa membaca apa yang terbaik merasakan dan mengarahkan untuk kelanjutan proses perjalanan kehidupan kebangsaan kita," ucap Surya Paloh.
 
Surya Paloh tak masalah bila ada partai politik yang ingin masuk ke dalam koalisi pemerintah. Namun, ia mengingatkan bergabungnya partai itu hanya untuk mengakomodasi kepentingan politik.
 
"Saya harus ingatkan itu hanya mengakomodasi demi harapan kita bisa bekerja bersama-sama. Mungkin belum tentu itu akan tercapai sebagaimana yang diharapkan," pungkasnya.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif