Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Dipanggil Jokowi, Tetty Paruntu di Pusaran Suap Bowo Sidik

Nasional Kabinet Jokowi-Maruf
Damar Iradat • 21 Oktober 2019 12:05
Jakarta: Bupati Minahasa Selatan, Christiany Euginia Tetty Paruntu dikaitkan dengan kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Nama Tetty disebut sebagai calon menteri usai dipanggil Jokowi ke Istana Kepresidenan, Senin, 21 Oktober 2019.
 
Tetty datang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam. "Ini memang baju kerja," kata Tetty.
 
Tetty menolak menjawab saat ditanya pemanggilannya berkaitan dengan posisi menteri. Dia bergeming dan buru-buru masuk ke kompleks Istana Kepresidenan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nama Tetty pernah menjadi sorotan. Politikus Golkar ini terseret pusaran perkara suap dan gratifikasi Bowo Sidik Pangarso.
 
Tetty bahkan pernah bersaksi untuk terdakwa Bowo Sidik di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada 2 Oktober 2019. Dalam sidang, salah satu saksi bernama Dipa Malik mengaku pernah menyerahkan amplop besar warna cokelat kepada Bowo Sidik.
 
Dipa Malik menyebut amplop itu 'titipan' Tetty. Amplop berisi proposal revitalisasi pasar yang diajukan Tetty.
 
Bowo dalam dakwaannya disebut pernah menerima uang senilai Rp300 juta di Plaza Senayan Jakarta. Tak hanya itu pada 2018, Bowo juga menerima uang Rp300 juta di salah satu restoran di Cilandak Town Square Jakarta.
 
Menurut pengakuan Bowo Sidik di sidang, salah satu uang haram yang diterimanya itu berasal dari Tetty. Uang itu untuk memuluskan pengajuan revitalisasi pasar.
 
Saat itu, posisi Bowo Sidik sebagai wakil ketua Komisi VI DPR yang tengah membahas program pengembangan pasar dari Kementerian Perdagangan untuk tahun anggaran 2017. Bowo dan Tetty sama-sama kader dari partai berlambang beringin.
 
Kendati disebut terang dalam persidangan, Tetty berkukuh membantah hal tersebut. Tetty berkilah tidak pernah mengusulkan proposal. Pengajuan proposal justru diserahkan Tetty sebagai orang nomor satu di Minahasa kepada setiap dinas.
 
Tetty merupakan satu dari tiga orang yang pagi tadi merapat ke Kompleks Istana Kepresidenan. Selain Tetty, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan Pendiri Go-Jek Nadiem Makarim juga dipanggil.
 
Ketiganya kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam. Namun, ketiganya tak datang berbarengan.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif