Golkar Dukung Jokowi karena Pembangunan Belum Tuntas

Fauzan Hilal 06 Juli 2018 08:27 WIB
pilpres 2019
Golkar Dukung Jokowi karena Pembangunan Belum Tuntas
Ilustrasi Partai Golkar - Medcom.id.
Yogyakarta: Politikus Golkar Idrus Marham tak mau berspekulasi terkait calon pendamping Joko Widodo di Pilpres 2019. Dia pun tak mau berandai-andai, jika Jusuf Kalla disandingkan dengan Agus Harimurti Yudhoyono.

"Intinya, Golkar dukung Pak Jokowi itu karena ada hal yang perlu dituntaskan. Pembangunan memang belum tuntas 100 persen, makanya kita dukung satu periode lagi buat menuntaskan itu," kata Idrus usai menghadiri acara puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 474, Sleman, Yogyakarta, Kamis, 5 Juli 2018.

Idrus tidak menampik nama Puan Maharani disebut-sebut sebagai calon cawapres. Menurutnya, nama Puan memang layak digadang. "Saya kira, kita keliling tadi semua (peserta Hari Lansia) pada kumpul, semua pada mau foto, bagaimana tuh. Kalau tadi lewat ibu Menko enggak ada yang foto, beda. Kan luar biasa," ujar Idrus sambil tertawa.



Politikus Golkar Idrus Marham dan Menko PMK Puan Maharani usai menghadiri acara puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Sleman, Yogyakarta, Kamis, 5 Juli 2018.

Baca: Nama Cawapres Jokowi Makin Mengerucut

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy menyebut kandidat calon pendamping Jokowi kurang dari sepuluh orang.

Romi menilai Jokowi akan segera berkomunikasi dengan ketua umum partai politik pendukung dalam waktu dekat. Pertemuan itu akan membahas secara rinci nama-nama yang ada saat ini. "Semestinya sebelum 15 Juli (pertemuan)," kata Romi.

Romi tak merinci kandidat pendamping yang telah dikantongi Jokowi. Hanya saja, kandidat itu bisa bekerja sama dengan Jokowi. Mereka juga memiliki pengalaman kerja serupa dengan Presiden.

Baca: Golkar Tegaskan Komitmennya Dukung Jokowi

Kandidat itu juga berasal dari sejumlah kalangan. "Dari politisi, tokoh masyarakat, ada juga purnawirawan TNI, cendekiawan, macam-macam," jelas Romi.

Waktu pendaftaran calon presiden dan wakil presiden kian dekat. KPU telah menetapkan, pendaftaran calon presiden dan wakil presiden dimulai sejak 4 Agustus hingga 10 Agustus.

Hingga saat ini, baru Presiden Joko Widodo yang dideklarasikan sejumlah partai politik sebagai calon presiden pada Pemilu 2019. Jokowi juga belum mengumumkan sosok pendampingnya.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id