Kwik Kian Gie Disebut bukan Lagi Kader PDIP

Whisnu Mardiansyah 13 September 2018 16:38 WIB
pilpres 2019
Kwik Kian Gie Disebut bukan Lagi Kader PDIP
Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah - MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah memastikan mantan Menteri Koordinator Perekonomian Kwik Kian Gie bukan lagi kader PDIP. Kwik Kian Gie disebut bergabung ke poros Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai penasihat tim ekonomi.

"Sejak selesai dari DPP periode 2005 kalau tidak salah, memang sudah tidak ada interaksi politik atau organisatoris dengan PDIP. Jadi dalam beberapa tahun yang sudah cukup lama ini Pak Kwik memang katakanlah sudah berada di luar sistem kepartaian PDIP," kata Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 13 September 2018.

Basarah menyebut PDIP tak masalah Kwik bergabung dengan kubu Prabowo. Pasalnya, yang bersangkutan tak lagi aktif di kepartaian meski belum ada pernyataan tertulis dia mundur dari PDIP.


"Barang siapa yang tidak mendukung agenda resmi PDIP mengusung Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin, berarti dia telah meletakkan diri dalam posisi politik, bukan kader," ujar Basarah.

PDIP menghormati hak politik Kwik. Namun, ia mengingatkan bagaimana perjuangan Kwik merintis karier politik bersama PDIP.

(Baca juga: Koalisi Jokowi-Ma'ruf tak Masalah Kwik Kian Gie Merapat ke Prabowo)

"Mudah-mudahan setelah ada pernyataan ini Pak Kwik mmberikan klarifikasi apakah benar Pak Kwik lupa pada sejarah? Apakah benar Pak Kwik akan meninggalkan jejak-jejak perjuangannya," kata Basarah.

Sebelumnya, Prabowo Subianto mengklaim Kwik Kian Gie sudah menyatakan kesediaan untuk masuk ke tim pakar Prabowo-Sandiaga untuk Pilpres 2019. Kwik, kata Prabowo, bersedia memberikan masukan masalah ekonomi.

"Pak Kwik walaupun beliau katakan PDIP, tapi demi kepentingan bangsa dan negara, ingin menjadi salah satu penasihat saya," kata Prabowo di kediaman SBY, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu malam, 12 September 2018.
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id