Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Medcom.id/Anggi Tondi
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Medcom.id/Anggi Tondi

Cak Imin Dinilai Merasa Lebih Besar dari Koalisi Indonesia Bersatu

Fachri Audhia Hafiez • 25 Mei 2022 11:23
Jakarta: Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, dinilai meremehkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Cak Imin menyatakan siap bergabung dengan KIB dengan syarat dirinya harus jadi calon presiden (capres).
 
"Cak Imin terkesan meremehkan koalisi KIB. Cak Imin merasa lebih besar dari KIB," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, kepada Medcom.id, Rabu, 25 Mei 2022.
 
Cak Imin, kata Adi, juga terkesan jual mahal ke poros lain. Sedangkan, tidak ada partai politik lain yang terang-terangan mau mengusung Cak Imin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: KSP: Istana Tidak Ada Urusan dengan KIB
 
"Padahal di kubu lain tak ada yang minat jadikan Cak Imin capres. Tapi, ke KIB jual mahal," ucap Adi.
 
Menurut Adi, elektabilitas Cak Imin beserta PKB belum mampu menyaingi pesaing lainnya. Selain itu, Cak Imin masih punya seteru dengan internal PKB yang berpotensi menggerus dukungan.
 
"Elektabilitas PKB juga di bawah Partai Golkar, dan saat ini PKB lagi panas dengan basis Nahdliyyin yang menjadi basis PKB," ujar Adi.
 
Cak Imin menyatakan siap bergabung dengan KIB asal diusung menjadi capres. Hal itu disampaikannya usai acara Doa Bersama Ulama dan Habain Untuk Perdamaian Dunia di Surabaya, Jawa Timur, Minggu, 22 Mei 2022.
 
KIB dideklarasikan oleh Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum PPP Soeharso Manoarfa. Ketiga partai akan bekerja sama menatap Pemilu 2024 dengan membentuk poros koalisi tersebut.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif