NEWSTICKER
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih (tengah). Medcom.id/Raka Lestari
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih (tengah). Medcom.id/Raka Lestari

Tenaga Kesehatan Penanganan Korona Perlu Ditambah

Nasional Virus Korona
Fachri Audhia Hafiez • 16 Maret 2020 18:29
Jakarta: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut tenaga kesehatan penanganan pasien terinfeksi virus korona (covid-19) perlu ditambah. Pemerintah diharapkan menambah petugas di setiap rumah sakit rujukan guna mengantisipasi lonjakan pasien covid-19.
 
"Ini kan (angka pasien positif covid-19) dinamis. Kita memang punya keterbatasan tenaga," kata Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IDI Daeng M Faqih di Kantor PB IDI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 16 Maret 2020.
 
Daeng mengatakan kebutuhan dokter se-Indonesia juga terbatas. Dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis paru yang mampu menangani pasien covid-19 tidak banyak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Spesialis penyakit dalam 3.000 sekian, spesialis paru 2.000 sekian," ujar Daeng.
 
Tenaga Kesehatan Penanganan Korona Perlu Ditambah
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih (tengah). Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

 
Jumlah dokter itu masih mampu untuk menangani 134 pasien yang tertular. Jika jumlah tersebut melonjak, pemerintah harus memikirkan opsi lain.
 
"Karena ada batas batas kemampuan kita memberikan pelayanan," ujar Daeng.

Pemda perlu buka keran bantuan

IDI merekomendasikan pemerintah daerah (pemda) mengeluarkan aturan penugasan tenaga kesehatan cadangan. Nantinya, tenaga kesehatan itu ditugaskan ke rumah sakit rujukan pasien korona.
 
Langkah ini bertujuan mengganti petugas kesehatan yang kelelahan. Pemda diharapkan bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari swasta.
 
"Kami sarankan seluruh pemerintah daerah untuk membuka opsi surat penugasan kepada dokter yang bisa membantu dari rumah sakit lain membantu ke rumah sakit yang itu (rujukan pasien korona)," ucap Daeng.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif