Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Rapat Nasional Evaluasi Penanganan Covid-19 Tak Lagi Intensif

Nasional Virus Korona
Cindy • 02 Agustus 2020 11:28
Jakarta: Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Brian Sri Prahastuti, menyebut evaluasi konsolidasi tingkat nasional terkait penanganan covid-19 tak lagi dilakukan secara intensif. Sebab masih banyak persoalan lain yang perlu diatasi.
 
"Bulan lalu seminggu bisa tiga kali evaluasi dan laporan arahan Presiden (Joko Widodo) terkait penanganan covid-19. Intensitas menurun tapi tetap dilakukan," kata Brian dalam Crosscheck Medcom.id berjudul Covid-19, Protokol Mulai Bobol?, Minggu, 2 Agustus 2020.
 
Brian menjelaskan intensitas rapat konsolidasi berkurang bukan berarti mengendurkan penanganan covid-19. Penyelesaian persoalan sektor selain kesehatan pun harus terus bergerak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Presiden mengatakan time crisis, kementerian dan lembaga harus bergerak, semua sibuk bekerja untuk memastikan kondisi aman dan produktif bisa terjadi," ucapnya.
 
Dia mencontohkan pelayanan terhadap persalinan ibu hamil, layanan keluarga berencana (KB),, dan pemberian imunisasi tidak bisa ditunda. Pelayanan kesehatan itu harus terus berjalan di tengah pandemi covid-19.
 
"Masih ada yang lain menjadi public service, menjadi hak rakyat, dan kewajiban pemerintah memenuhi tetap harus dijalankan," beber Brian.
 
Baca: Arahan dan Evaluasi Jokowi Sepekan Kondisi Covid-19
 
Kementerian dan lembaga juga menghadapi tantangan adaptasi kebiasaaan baru. Mereka harus mampu memberi pelayanan maksimal dengan menjalankan protokol kesehatan covid-19 dengan ketat.
 
"Saya yakin perlu effort luar biasa, tidak hanya pelayanan dan infrastruktur maksimal tapi perombakan regulasi internal juga harus dilakukan," papar Brian.
 

(AZF)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif