Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

ASN Dituntut Kerja di Segala Kondisi

Nasional ASN
Kautsar Widya Prabowo • 14 Agustus 2019 15:12
Jakarta: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin menyebut wacana kerja fleksibel untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan dimaksud kerja di rumah. Dengan kecanggihan teknologi, ASN dituntut bekerjadi segala tempat dan kondisi.
 
"Kalau kita lazimnya jam 12.00 istirahat makan siang, isoma (istirahat, salat, makan siang), nanti masuk lagi jam 14.00, ada kehilangan waktu dua jam, kita bisa sambil makan-makan ngobrol tetap bisa bekerja," jelas Syafruddin di Kemenpan-RB, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Syafruddin mengaku sudah menerapkan cara kerja seperti itu. Ketika kerjaan menumpuk, ia akan menyelesaikan di rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan wakapolri itu menyebut sistem kerja fleksibel sudah dilakukan beberapa jajaran menteri Kabinet Kerja. Salah satunya, Menteri Keuangan Sri Mulyani.
 
"Ibu Menkeu itu, perjalanan dari kantor, karena berkas yang ia periksa satu meter, itu sambil kerja, mau rapat di Istana gitu, mau perjalanan ke Bogor gitu, jadi itu yang dimaksud, jadi tidak ada kehilangan waktu," tutur dia.
 
Namun, tidak menutup kemungkinan memberikan kelonggaran untuk ASN bekerja di rumah sekali dalam seminggu. Dengan catatan, ASN memiliki prestasi.
 
(Baca juga:Komisi ASN Dukung Wacana ASN Kerja dari Rumah)
 
Sistem ini, kata dia, terinspirasi dari negara maju seperti Australia. "Jadi tidak menjiplak secara langsung, paling tidak inspirasinya itu. Apalagi nama milenial sekarang, 182 ribu PNS yang kemarin menduduki pos baru itu hebat-hebat, tidak ada yang buta teknologi. Semua bekerja lewat handphone," pungkas dia.
 
Wacana ASN bekerja dari rumah dilontarkan Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Setiawan Wangsaatmaja. Kemenpan-RB tengah mendesain sistem kerja ASN di kementerian dan lembaga agar bisa bekerja lebih fleksibel dengan meniru sistem kerja perusahaan rintisan atau startup.
 
Fleksibilitas kerja dinilai penting menyusul prediksi terjadinya perubahan besar pada profil pekerja pada 2024, termasuk ASN sudah melek teknologi.
 
"Kami sedang rencanakan itu, kerja dari rumah bisa, kerja dari ujung sana juga bisa, nanti diatur bagaimana aturannya," kata Setiawan dalam diskusi Forum Merdeka Barat, Kamis, 8 Agustus 2019.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif