Kalla Ungkap di Balik Penunjukan Erick Thohir
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Medcom/Desi Anggraini.
Jakarta: Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Jusuf Kalla mengungkap proses ditunjuknya Erick Thohir sebagai Ketua TKN-KIK. Erick tidak pernah mengajukan diri, tetapi partai koalisi pengusung Jokowi-Ma`ruf yang meminta.
 
"Itu diminta oleh partai-partai dan Pak Jokowi," kata Kalla dalam wawancara khusus bersama Medcom.id dan Media Indonesia di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 15 Oktober 2018.
 
Presiden Jokowi dan partai politik pendukung terkesan dengan kepemimpinan Erick dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang. Erick menjabat sebagai Ketua Panitia Penyelenggaraan Asian Games 2018.
 
Pelaksanaan Asian Games 2018 menuai pujian dari berbagai negara. Acara pembukaan yang menghadirkan sosok Presiden Jokowi mengendarai sepeda motor menuju Gelora Bung Karno menjadi perbincangan internasional.
 
Indonesia bahkan dinilai telah memasang standar tinggi dalam pembukaan perhelatan olahraga. Kalla juga mengaku para negara peserta memuji kesiapan Indonesia menyelenggarakan acara itu.
 
Kalla mengatakan penunjukan Erick tak hanya berdasarkan kemampuan manajemennya. Erick juga diharapkan bisa menjaring suara pemilih pemula yang hampir 40 persen dari total pemilih dalam Pilpres 2019.
 
"Kebanyakan pemilihnya pemilih muda, jadi perlu tokoh muda untuk itu," kata Kalla.
 
Membagi Waktu sebagai Ketua Dewan Pengarah
 
Posisi Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Pengarah TKN-KIK juga mendapat sorotan banyak pihak. Karena, Kalla bakal menggantikan Jokowi di pemerintahan saat calon petahana itu kampanye.

Baca: TKN-KIK Sebut Visi Misi Jokowi-Ma'ruf Sesuai RPJMN

Kalla mengaku bisa membagi waktu, mengurus pemerintahan sebagai wakil presiden dan ketua dewan pengarah tim kampanye. Posisi ketua dewan pengarah tak mengharuskan dirinya aktif turun ke lapangan.
 
"Yang aktif itu justru timnya Erick dan tim kampanye nasional," kata Kalla.
 
Posisi Kalla di TKN KIK tak jauh berbeda dengan Asian Games 2018. Kalla saat itu menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Panitia Penyelenggara Asian Games 2018.
 
"Kita hanya menasihati atau memberi masukan atau pandangan kepada mereka. Jadi saya tidak ikut kampanye sebagai juru kampanye, tidak," ujar Kalla.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id