Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

PAN Tak Masalah Eks Koruptor Ikut Pilkada

Nasional pilkada serentak
Whisnu Mardiansyah • 09 Desember 2019 19:10
Jakarta:PAN tidak masalah mantannarapidana koruptor maju di Pilkada 2020. Ikut pilkada dinilai menjadi hak politik semua orang.
 
Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menyebut Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang melarang koruptor maju Pilkada bertentangan dengan Undang-Undang.
 
"UU kan tidak melarang. Namanya eks narapidana atau orang yang sudah pernah dihukum, jadi sebagai manusia biasa. Enggak ada masalah, karena memang tidak ada pertentangan hukum di situ," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 9 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


PKPU yang melarang eks koruptor, kata Yandri, jelas bertentangan dengan UU Pilkada. Bagi Yandri, kedudukan UU lebih tinggi dari sekadar peraturan lembaga. Aturan ini rawan dimentahkan jika tetap diundangkan.
 
"UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada saya ikut nyusun, tidak ada larangan. Orang yang sudah menjalani hukuman menjadi masyarakat biasa," jelas Yandri.
 
Yandri tak masalah eks koruptor maju Pilkada asalkan mendapat dukungan politik. Selebihnya, kata dia, biar masyarakat yang menentukan dan menilai kapasitas dan kapabilitas si calon.
 
"Kalau cukup syarat, apakah itu melalui partai politik, gabungan parpol, atau independen, ya silakan. Tinggal rakyat mau pilih apa enggak. Jadi sebagai hakimnya rakyat," jelas Yandri.
 
KPU batal membuat aturan larangan mantan narapidana kasus korupsi ikut pilkada. Larangan cuma berlaku bagi mantan terpidana bandar narkoba dan kejahatan seksual anak.
 
Hal itu termuat dalam Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. PKPU ditetapkan pada 2 Desember 2019.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif