Mendagri Tjahjo Kumolo. Foto: MTVN.
Mendagri Tjahjo Kumolo. Foto: MTVN.

Penaikan Dana Parpol Tinggal Diteken Presiden

Nasional parpol
Achmad Zulfikar Fazli • 29 Agustus 2017 15:10
medcom.id, Jakarta: Aturan soal kenaikan dana partai politik sudah selesai dibahas menteri terkait. Aturan tersebut sudah diserahkan kepada Kementerian Sekretariat Negara untuk ditandatangani Presiden Joko Widodo.
 
"Sudah kami selesaikan. Kalau enggak salah sudah kami serahkan ke Setneg ya," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 29 Agustus 2017.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah menyetujui perubahan dana bantuan partai politik sebesar Rp1.000 per suara sah. Ia berharap penaikan anggaran ini diakomodasi dalam APBN 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Evaluasi Kemendagri selama ini sejak 2009 kan diturunkan dari Rp1.000 ke Rp108. Kami naikkan kembali, baru tahun ini diperhatikan oleh Menteri Keuangan sudah dibahas bersama dengan Badan Anggaran, mudah-mudahan bisa dikabulkan untuk anggaran tahun 2018," ujar dia.
 
Menurut Tjahjo, kenaikan dana parpol ini sudah diajukan sejak 2015. Namun, ia menyadari kondisi keuangan kala itu belum memungkinkan untuk menaikan dana parpol, sehingga kenaikan itu baru diakomodasi sekarang.
 
"Ini kan juga tahap tahap konsolidasi demokrasi juga, di mana pemerintah juga menganggarkan anggaran pileg, pilpres yang cukup besar juga. Mungkin itu bagian yang dimasukan oleh rencana anggaran oleh menteri keuangan," kata dia.
 
Baca: Novanto Sebut Dana Parpol Datangkan Gairah Baru
 
Ia memastikan tetap melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk proses audit penggunaan dana parpol ini. Apalagi, selain batuan dari pemerintah, partai juga memiliki anggaran dari iuran anggota serta sumbangan pihak ketiga.
 
"Mudah-mudahan dengan peningkatan Rp1.000 (per suara sah) yang mengembalikan lagi pada tahun 2009, mudah-mudahan ini bentuk dari perhatian pemerintah saja. Kalau dilihat dari kebutuhan partai ya kecil sekali itu, baik untuk kaderisasi, untuk rutinitas dan sebagainya," pungkas dia.

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif