Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Pembahasan RUU Omnibus Law Diharapkan Lebih Cepat dari UU KPK

Nasional Omnibus Law
Indriyani Astuti • 13 Februari 2020 17:57
Jakarta: Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap pembahasan rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja lebih cepat dari Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, keberadaan omnibus law sangat dibutuhkan.
 
“Ya kita harapkan bisa lebih cepat karena ini kan sebenarnya untuk kepentingan kemajuan bangsa,” ujar Ma'ruf di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020.
 
Menurut Ma'ruf, RUU Cipta Kerja mengakomodir semua kepentingan antara tenaga kerja dan pengusaha dengan membangun iklim investasi yang lebih mudah. Dia juga yakin kehadiran RUU ini dapat membuka lapangan kerja yang lebih banyak bagi masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Ujungnya untuk kesejahteraan masyarakat dan lapangan kerja yang terbuka,” imbuh dia.
 
Pembahasan RUU Omnibus Law Diharapkan Lebih Cepat dari UU KPK
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: MI/Adam Dwi
 
Ma'ruf mengatakan pemerintah telah mengirimkan RUU Cipta Kerja ke DPR untuk dibahas bersama dan disahkan menjadi undang-undang. Dalam pembahasan, DPR akan melakukan rapat dengar pendapat umum yang prosesnya terbuka bagi publik.
 
DPR dan pemerintah sebelumnya hanya membutuhkan waktu 13 hari menyelesaikan RUU KPK. Aturan tersebut disahkan menjadi menjadi UU pada 17 September 2019.
 

 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif