Mantan Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin/MI/Rommy Pujianto
Mantan Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin/MI/Rommy Pujianto

Golkar Pantau Proses Hukum Alex Noerdin

Nasional KPK partai golkar kasus korupsi Penegakan Hukum Pemberantasan Korupsi
Fachri Audhia Hafiez • 19 September 2021 10:04
Jakarta: Partai Golkar belum menyikapi status mantan Gubernur Sumatra Selatan (Sumatra Selatan) Alex Noerdin di partai maupun fraksi di DPR. Alex ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatra Selatan periode 2010-2019.
 
"Kami mencermati dan mempelajari kasus apa yang menimpa yang bersangkutan, baru akan mengambil langkah-langkah partai selanjutnya," kata Sekretaris Fraksi Partai Golkar Adies Kadir melalui keterangan tertulis, Minggu, 19 September 2021.
 
Adies mengatakan pihaknya sebatas memberi bantuan lewat Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar. Partai berlogo pohon beringin itu tetap memegang asas praduga tak bersalah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Golkar Siap Beri Bantuan Hukum untuk Alex Noerdin
 
"Terkait kasus hukumnya, partai Golkar berpedoman pada asas praduga tidak bersalah sampai ada putusan hukum yang berkekuatan hukum tepat," ucap Wakil Ketua Komisi III DPR itu.
 
Kejaksaan Agung menetapkan Alex sebagai tersangka bersama Direktur PT Dika Karya Lintas Nusa (DKLN) yang merangkap jabatan sebagai Komisaris Utama PT PDPDE Gas sekaligus Direktur PT PDPDE Gas, Muddai Madang.
 
Keduanya diduga melakukan praktik rasuah terkait pembelian gas bumi oleh PDPDE. Peran Alex diduga mengintervensi Direksi PDPDE.
 
Alex dijerat Pasal 2 Ayat (1) subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif