Muannas Al Aidid.
Muannas Al Aidid.

Muannas Bawa Sejumlah Bukti untuk Jerat Bahar Smith

Nasional ujaran kebencian
Siti Yona Hukmana • 30 November 2018 16:29
Jakarta: Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Ia mengaku membawa sejumlah barang bukti.
 
"Kita datang untuk melengkapi barang bukti khususnya menyerahkan transkrip ceramah durasi 1 Jam 11 menit 24 detik," kata Muannas, Jumat, 30 November 2018.
 
Muannas datang bersama sejumlah saksi. Ia mengaku, agenda pemeriksaan sebagai pelapor terhadap dirinya merupakan inisiatif sendiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya bersama sejumlah saksi HM. Guntur Romli dan Aulia Fahmi datangi Polda Metro, inisiatif berikan keterangan dalam rangka klarifikasi laporan terhadap Bahar Bin Smith," ungkap dia.
 
Muannas melaporkan Bahar Bin Smith karena isi ceramahnya diduga menghina dan merendahkan kepala negara. Bahkan, secara tegas ia meminta polisi mengusut materi ceramah tersebut.
 
"Polisi harus berani proses hukum, polisi jangan gentar. Saya yakin masyarakat tidak mendukung praktik-praktik kebencian seperti ini, termasuk pendukung Pak Prabowo juga saya yakin tidak membenarkan caci maki dan sumpah serapah seperti itu" sebutnya.
 
Baca: Moeldoko Kecam Pernyataan Bahar Smith
 
Dia memastikan, apa yang disampaikan Bahar meresahkan dan tidak mengandung unsur kritikan, sebaliknya hal itu memecah belah umat.
 
"Ini bukan kritik atau ceramah yang beradab, jika mau protes silakan. Tetapi jangan melecehkan seperti itu. Tidak pantas orang yang disebut habib dan ulama berkata kasar penuh kebencian seperti itu," kata Muannas.
 
Pelaporan Bahar Smith diterima dengan nomor laporan polisi TBL/6519/XI:2018/PMJ/Ditreskrimsus, 28 November 2018 sesuai Pasal 28 ayat (2) Jo. Pasal 45 A ayat 2 UU RI No.19 Tahun 2018 Tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan Pasal 4 huruf b angka 2 Jo. Pasal 16 UU RI No. 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Ernis dan Pasal 207 KUHP dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara.
 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif