Politikus Partai NasDem Siti Nurbaya Bakar di Kompleks Istana. Foto: Medcom.id/Damar Iradat
Politikus Partai NasDem Siti Nurbaya Bakar di Kompleks Istana. Foto: Medcom.id/Damar Iradat

Siti Nurbaya Tetap Menduduki Kursi Menteri LHK

Nasional Kabinet Jokowi-Maruf
Desi Angriani • 22 Oktober 2019 13:12
Jakarta: Kader Partai NasDem Siti Nurbaya Bakar diberikan kepercayaan melanjutkan tugas sebagai menteri lingkungan hidup dan kehutanan (LHK). Siti menjadi menteri kedua yang diperbolehkan mengumumkan posisinya ke publik setelah eks Menteri Keuangan Sri Mulyani.
 
"Ada kewajiban penugasan melanjutkan yang belum diselesaikan dalam kaitan dengan KPI (indikator kinerja utama)," ucap Siti seusai menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 22 Oktober 2019.
 
Siti mengungkapkan di periode kedua akan fokus memperbaiki iklim investasi yang berkaitan dengan prosedur perizinan di kementeriannya. Ini termasuk merampungkan konsep omnibus law yang mencakup permodalan, lokasi, lahan, serta lingkungan hidup.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Prosedur perizinan termasuk yang sudah dirintis Pak Seskab (Sekretaris Kabinet Pramono Anung) dan Menko Perekonomian (Darmin Nasution) yaitu berkaitan dengan kemudahan," terang dia.
 
Menurut dia, Kementerian LHK ke depan harus meningkatkan dukungan kepada investasi tanpa meninggalkan kelestarian alam. Ini misalnya dengan reboisasi dan rehabilitasi lahan serta meningkatkan estetika alam untuk objek wisata prioritas.
 
"Mengurangi bencana alam dan juga untuk meningkatkan lingkungan dan estetika alam misalnya Danau Toba, Labuan Bajo, Mandalika," pungkas Siti.
 
Siti salah satu tokoh yang dipanggil ke Istana Kepresidenan, hari ini. Politikus NasDem tersebut menyusul Sri Mulyani, eks Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, eks Menteri Sosial Agus Gumiwang, dan politikus PDI Perjuangan Juliari P Batubara, yang telah tiba terlebih dahulu di sesi kedua pengenalan calon menteri Kabinet 2019-2024.
 
Senin, 21 Oktober 2019, Jokowi juga telah memanggil 11 orang yang disinyalir bakal menjadi menteri. Mereka di antaranya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Pendiri Go-Jek Nadiem Makarim, Komisaris Net TV Wishnutama, pemilik Mahaka Group Erick Thohir, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
 
Selain itu, ada mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Pratikno, mantan Staf Khusus Presiden Nico Harjanto, Komisaris Adhi Karya Fadjroel Rachman, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo, dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Jokowi bakal melantik para menteri Rabu, 23 Oktober 2019.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif