Partai Garuda Lancarkan Strategi Kampanye Sunyi

Faisal Abdalla 19 Februari 2018 19:43 WIB
pemilu serentak 2019
Partai Garuda Lancarkan Strategi Kampanye Sunyi
Sekretaris Jenderal Partai Garuda Abdullah Mansyuri. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.
Jakarta: Sekretaris Jenderal Partai Garuda Abdullah Mansyuri mengamini bila belum banyak pihak yang mengetahui seluk beluk partainya yang sudah berdiri sejak 2015. Dia mengatakan partainya telah berkiprah mengambil simpati rakyat jauh dari sorotan media.

"Partai ini memang berkonsep silent. Sunyi. Tidak perlu banyak gembor-gembor. Tapi, kami tetap bekerja turun ke bawah," kata Mansyuri ketika berbincang dengan Medcom.id, Senin, 19 Februari 2018.

Mansyuri mengatakan strategi Partai Garuda adalah mendekati kaum-kaum terpinggirkan, seperti pedagang pasar dan pedagang kaki lima (PKL). Mereka juga menyasar kalangan milenial seperti anak muda dan mahasiswa. 


Meski strategi kampanye Partai Garuda jauh dari sorotan media, partai yang dipimpin Ahmad Ridha Sabana sebagai ketua umum ini tetap menggunakan saluran masa kini. Partai Garuda memanfaatkan media sosial (medsos).

"Ini yang menurut saya efektif. Kita tidak perlu gembor-gembor, cukup di media sosial sesekali, ya, tak apa. Tapi, tetap enggak perlu besar kepala. Kita tetap gerilya, tapi dengan cara-cara yang antimainstream yang tak dilakukan parpol lain," tukas Mansyuri.

Baca: Kaum Marginal Penyokong Partai Garuda

Cara kampanye antimainstream yang dimaksud Mansyuri misalnya mendekati masyarakat di pasar-pasar hingga hajatan. Meski begitu, Mansyuri mengatakan setelah KPU menetapkan partainya menjadi peserta pemilu, Partai Garuda siap membuka diri kepada publik.

"Kita sudah harus terbuka karena kita sudah ditetapkan sebagai peserta pemilu. Bahkan, di bebarapa medsos kita trending topic karena memang orang-orang bertanya siapa kita. Inilah kita rakyat biasa, kaum muda yang coba berpikir visioner. Mencoba memberikan perubahan dan gagasan membangun negeri," tukas Mansyuri. 






(OGI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id