NEWSTICKER
Anggota Komisi II dari frasksi PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.
Anggota Komisi II dari frasksi PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.

PDIP Mengusulkan Omnibus Law Paket Politik

Nasional Omnibus Law
Anggi Tondi Martaon • 27 Februari 2020 22:23
Jakarta: Anggota Komisi II dari frasksi PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengusulkan aturan terkait pemilihan umum (Pemilu) dibuat seperti omnibus law. Sehingga, semua regulasi sistem politik Indonesia diatur dalam satu undang-undang.
 
"Kita usahakan semacam ada omnibus law paket politik. Semuanya masuk ke situ. Jadi tidak satu per satu," kata Djarot di Kompleks Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, 27 Februari 2020.
 
Djarot mengatakan ada beberapa alasan menggabungkan regulasi sistem perpolitikan Indonesia. Salah satunya, regulasi yang dibuat bisa bertahan lama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu ingin regulasi pemilu nantinya konsisten. Tidak seperti sekarang yang kerap direvisi setiap pesta demokrasi selesai.
 
"Sehingga omnibus law paket politik ini nantinya bisa berlaku misalkan 15 sampai 20 tahun ke depan," kata dia.
 
Baca: Menkominfo Jelaskan 11 Klaster Omnibus Law Cipta Kerja
 
Menurut Djarot, omnibus law paket politik yang diusulkan ini juga untuk menyederhanakan partai politik di Indonesia. Hal itu perlu dilakukan untuk mempermudah pengambilan kebijakan di lembaga legislatif.
 
"Kita mesti ada itu (penyederhanaan). Semakin sedikit, semakin terkonsolidasi," ujarnya.
 
PDIP Mengusulkan Omnibus Law Paket Politik
Ilustrasi Medcom.id
 
Terakhir, omnibus law paket politik ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas demokrasi. Salah satunya mempertimbangkan penggunaan sistem proporsional terbuka.
 
"Dengan sistem proporsional terbuka, waduh itu buas, pertarungan antar caleg, dalam partai, maupun antar partai. Luar biasa ya," ucap dia.
 
Djarot mendukung aturan main pemilu yang ada saat ini dikaji ulang. "Ini bukan untuk kepentingan orang per orang, bukan kepentingan partai per partai. Tetapi untuk masa depan Indonesia yang lebih stabil lebih baik," tegas Djarot.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif