Presiden Joko Widodo melantik menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakpus, Rabu, 23 Oktober 2019. Foto: Medcom.id/Desi Angriani
Presiden Joko Widodo melantik menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakpus, Rabu, 23 Oktober 2019. Foto: Medcom.id/Desi Angriani

Perindo Legawa Tak Masuk Kabinet

Nasional Kabinet Jokowi-Maruf
Arga sumantri • 24 Oktober 2019 10:54
Jakarta: Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menghormati keputusan Presiden Joko Widodo soal komposisi kabinet. Perindo tak dilirik Jokowi untuk mengisi Kabinet Indonesia Maju.
 
"Pasti semua sudah dihitung (Presiden) secara matang," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perindo Ahmad Rofiq saat dihubungi, Kamis, 24 Oktober 2019.
 
Rofiq mengaku sebagai anggota koalisi pemerintah, Perindo berharap mendapat kursi menteri. Namun, Perindo yakin Kepala Negara menginginkan koalisi yang semakin matang dengan penyusunan Kabinet Indonesia Maju saat ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Perindo akan terus membantu presiden sesuai dengan kapasitasnya," ujar Rofiq.
 
Menurut dia, susunan menteri telah memenuhi janji Jokowi, yakni 55 persen profesional murni dan 45 persen unsur partai. Komposisi ini bagian dari konsistensi Jokowi dalam menyusun Kabinet.
 
"Perpaduan profesional dan politikus akan menjadi the winning team yang siap menjalankan visi misi presiden dalam membangun bangsa ini ke depan," ujar dia
 
Mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah itu meyakini Jokowi bakal terus mengevaluasi kinerja menteri. Mereka yang lelet bekerja atau tidak kreatif lambat laun bakal tersisih.
 
"Hal inilah yang akan membuat mesin birokrasi akan bekerja jauh lebih keras dan mengejar banyak ketertinggalan selama ini," pungkas dia.
 
Jokowi melantik 34 menteri dan empat pejabat setingkat menteri, Rabu, 23 Oktober 2019. Sebanyak 16 pejabat berasal dari partai politik yang lolos ke DPR. Partai Gerindra yang menjadi lawan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 bahkan mendapat dua kursi menteri.
 
Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sejatinya didukung 10 partai di pilpres. Namun, lima partai tak menjadi penghuni Kompleks Parlemen, yakni Perindo, Hanura, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Bulan Bintang (PBB).
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif