Anggota Komisi I DPR, Muhammad Farhan. Medcom.id
Anggota Komisi I DPR, Muhammad Farhan. Medcom.id

Farhan: RUU PDP Bukan Tutup, Melainkan Kelola Akses Data

Nasional Partai NasDem media sosial Undang-Undang ruu dpr DPR RI perlindungan data pribadi RUU PDP
Antara • 22 Oktober 2021 08:24
Jakarta: Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan mengatakan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) tidak akan menutup akses data. RUU PDP justru untuk mengelola penggunaan data pribadi agar dapat dipertanggungjawabkan.
 
"Akses terhadap data pribadi yang kemudian diolah itu bisa memberikan banyak manfaat kepada warga negara Indonesia, contohnya tentu saja BPJS. BPJS bisa menjalankan fungsinya membangun jaring pengaman sosial," kata Farhan dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis, 21 Oktober 2021.
 
Menurut dia, data pribadi bisa menjadi sumber daya mentah yang memiliki potensi besar dikembangkan sebagai komoditas ekonomi maupun nonekonomi. Namun, penggunaan data pribadi harus dilindungi karena rentan disalahgunakan untuk kepentingan ekonomi maupun politik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Waduh! Data Pengaduan KPAI Diduga Bocor
 
Politikus Partai NasDem itu menyebutkan perlindungan data pribadi harus melibatkan banyak pemangku kepentingan. Pemerintah, industri, hingga akademisi yang memanfaatkan data pribadi tersebut perlu berkolaborasi.
 
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), contoh Farhan, bertanggung jawab melindungi kepentingan konsumen maupun data pribadi warga Indonesia di bidang keuangan. Di sisi lain, pemanfaatan data pribadi di media sosial Facebook maupun untuk penelitian perlu diawasi ketat.
 
"Untuk itulah memang kita harus memperhatikan prinsip utama, yaitu tata kelola perlindungan data pribadi yang bertanggung jawab," kata dia.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif