Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini. Medcom.id/M Sholahadhin Azhar
Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini. Medcom.id/M Sholahadhin Azhar

KPU Dinilai Akan Semakin Kesulitan Menyelenggarakan Pilkada 2020

Nasional Pemilu Serentak 2020
Anggi Tondi Martaon • 04 Juni 2020 05:30
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) semakin berat dalam menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020. Apalagi, rasionalisasi anggaran mempertimbangkan kemampuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dari masing-masing daerah.
 
"Sementara kita tahu, pada saat biasa saja KPU, Bawaslu kesulitan membangun komunikasi dengan pemda (pemerintah daerah) terkait anggaran," kata Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini kepada Medcom.id, Rabu, 3 Juni 2020.
 
Titi meyakini komunikasi KPU dengan pemerintah daerah akan berjalan alot. Sebab, keuangan daerah sudah banyak tersedot untuk penanganan pandemi covid-19 dalam beberapa bulan terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi akan sangat berat bagi penyelenggara pemilu kembali membahas anggaran dengan pemda," ungkap dia.
 
Baca: Rasionalisasi Anggaran Pilkada Tidak Sepenuhnya dari APBN
 
Di samping itu, Titi menilai KPU tidak memiliki banyak waktu dalam membahas anggaran. Tahapan pilkada harus sudah dimulai pada 15 Juni 2020.
 
"Tahapan itu harus sejalan dengan protokol penanganan covid-19," ujar dia.
 
Titi sangat menyayangkan kondisi tersebut. Dia pun sangsi penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik, sehingga dapat berdampak pada kualitas pilkada.
 
"Kebutuhan anggaran sebagai prasyarat pelaksanaan pilkada di tengah pandemi. Kalau bisa dipenuhi tapi dipastikan terlambat dan tidak bisa sesuai dengan jadwal penyelenggaraan. Anggaran bisa menghambat pelaksanaan Pilkada 2020 dan akhirnya mempertaruhkan kualitas pelaksanaan pilkada," ujar dia.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif