NEWSTICKER
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Foto: Antara/Dhemas Reviyanto.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Foto: Antara/Dhemas Reviyanto.

Demokrat Diyakini Masih Dikendalikan SBY

Nasional kongres partai demokrat
Anggi Tondi Martaon • 17 Maret 2020 04:00
Jakarta: Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi didapuk sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Meski begitu, kendali partai diyakini tetap berada di tangan Susilo Bambang Yudhoyonno (SBY).
 
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin menilai kendali SBY masih terasa di tubuh Demokrat. Kebijakan partai diyakini tetap berada di bawah arahan SBY.
 
"Pasti Pak SBY akan menasehatinya (AHY) setiap hari. Jadi sesungguhnya arah Demokrat itu tidak seutuhnya oleh AHY, tapi dalam bimbingan SBY," kata Ujang di Jakarta, Senin, 16 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun begitu, Ujang mengapresiasi terpilihnya AHY sebagai Ketum Demokrat. Langkah itu positif sebagai bentuk regenerasi politik.
 
"Kepemimpinan muda perlu didorong meski di tengah regenerasi di Demokrat sangat baik walaupun jatuh ke tangan anaknya sendiri. Dibandingkan partai lain yang masih bercokol kaum tua," ujar dia.
 
Baca:AHY Berambisi Kembalikan Kejayaan Demokrat
 
Politiksu senior Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf berharap banyak duet AHY-SBY mengembalikan kejayaan partai berlambang mercy itu."Saya kira ini kombinasi yang luar biasa," kata Nurhayati kepada Medcom.id, Senin, 16 Maret 2020.
 
AHY dianggap memiliki kapabilitas sebagai seorang pemimpin. Pengalaman saat menjadi calon Gubernur DKI Jakarta dan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 dianggap sebagai modal besar memimpin Demokrat.
 
"Di sini lah kami yakin bahwa kami tahu AHY punya kemampuan," ungkap dia.
 
Kompetensi AHY dilengkapi dengan kehadiran sosok SBY yang mengisi jabatan Ketua Majelis Tinggi Demokrat. Presiden ke-6 RI itu diyakini memberikan wejangan kepada AHY dan Demokrat.
 
"Artinya Pak SBY juga tidak akan meninggalkan kita. Dan beliau juga tidak akan meninggalkan Demokrat," sebut dia.
 

 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif