Program Dana Desa Tak Bisa Dirasakan Cepat

Dian Ihsan Siregar 03 Desember 2018 03:00 WIB
dana desa
Program Dana Desa Tak Bisa Dirasakan Cepat
Presiden Joko Widodo saat sosialisasi prioritas penggunaan dana desa tahun 2019 di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, 2 Desember 2018. Foto: Biro Pers
Jakarta: Presiden Joko Widodo menyebut program dana desa tak bisa dinikmati dalam waktu singkat. Namun, program yang dijalankan sejak 2015 itu telah menghasilkan sejumlah pembangunan infrastruktur.

"Dana desa baru akan dirasakan manfaatnya mungkin tidak tahun ini. Tetapi ke depan kita akan mendapatkan manfaat besar dari pembangunan-pembangunan ini. Kita harus meyakini itu," kata Jokowi saat sosialisasi prioritas penggunaan dana desa tahun 2019 di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, 2 Desember 2018.

Menurut Jokowi, dana desa yang digelontorkan pemerintah berbeda dengan bantuan langsung. Alhasil, manfaatnya tidak bisa dirasakan secara serta merta.


"Jangan penginnya instan, mana Pak manfaatnya? Ya kalau seperti itu paling mudah, bagi saja uang bantuan langsung. Masyarakat senang tapi dampak ekonomi ke depannya tidak bisa," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Baca: Pemerintah Usut Penyelewengan Dana Desa

Di hadapan perangkat desa, Jokowi menjelaskan membangun infrastruktur ini sama dengan membangun fondasi negara. Tahapan besar kedua, pemerintah akan membangun sumber daya manusia.

"Itu juga membangun fondasi, jadi tak bisa langsung dirasakan," ucap Jokowi.

Indonesia merupakan negara besar, tapi tanpa pembangunan akan rapuh. Sebagai perbandingan, sejak tol Jagorawi dibangun tahun 1978, Indonesia baru hanya membangun 780 kilometer (km).

"Seribu saja tidak ada. Saya bandingkan dengan Tiongkok, membangun sudah sekarang ini 280 ribu km. Karena berani sakit dulu, berani pahit dulu," tukas Jokowi.





(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id