Presiden Joko Widodo berbincang dengan Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono di Istana Kepresidenan. MI/Ramdani.
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono di Istana Kepresidenan. MI/Ramdani.

Keputusan AHY dan Demokrat Disebut Rasional

Nasional partai demokrat
Whisnu Mardiansyah • 03 Mei 2019 18:45
Jakarta: Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai realistis. Langkah Agus menunjukkan bahwa kondisi penyokong Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memang goyang.
 
Berdasarkan hasil hitung cepat Pemilu Serentak 2019, Partai Demokrat dipastikan melenggang kembali ke Senayan. Hitung cepat pilpres pun menyatakan pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo-Sandiaga.
 
Partai Demokrat mau tak mau harus menentukan sikap. Merapat ke kubu pemenangan pemilu dinilai sebagai sikap paling realistis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Implikasi dari itu adalah koalisi 02 retaknya semakin dalam, yang tersisa hanya Pak Prabowo, Sandiaga, Gerindra dan nonpartai. Lain sudah mulai mengambil posisi sendiri, itu implikasinya dan itu hal yang normal rasional dari sisi politik tidak bisa kita hindari," kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Johnny G Plate di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 3 Mei 2019.
 
Pertemuan Jokowi-AHY bentuk komunikasi politik yang konstruktif. Johnny membantah pertemuan itu membahas kursi kabinet untuk Partai Demokrat.
 
"Jangan mengandai-andaikan kursi, kita ngomong soal negara," ujar Sekretaris Jenderal Partai Nasdem.
 
Baca: SBY: Rekonsiliasi Harus Dikedepankan
 
Politikus Partai NasDem itu menambahkan koalisinya tak menutup pintu partai kubu 02 yang ingin bergabung. Bergabung tidak berarti soal bagi-bagi kursi. Mereka bisa berkontribusi tanpa harus ada di kabinet.
 
"Karena kebijakan diserahkan kepada Pak Jokowi Ma'ruf, dan Pak Jokowi-Ma'ruf tidak akan melakukan keputusan gegabah. tidak mungkin dia geser taruh semua dari 02 kan tidak mungkin. Tapi yang paling rasional yakni kombinasi yang paling bagus bagi Indonesia," kata Plate.
 
Agus Harimurti Yudhoyono menemui Jokowi di Istana Kepresidenan, Kamis, 2 Mei 2019. Ia mengaku diundang presiden untuk bertemu. Agus mengaku berbincang banyak hal dengan Presiden Jokowi. Ada banyak gagasan dan pemikiran yang disampaikan untuk mewujudkan demokrasi dan Indonesia yang semakin baik.
 
"Tentunya kita harus terus bertukar pikiran dan juga saling memberikan masukan yang baik dan positif," kata Agus usai pertemuan di Istana Kepresidenan.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif