Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Maskapai Nasional Diminta Manfaatkan Potensi Asia Barat

Nasional Virus Korona tiongkok
Nur Azizah • 12 Februari 2020 16:19
Jakarta: Maskapai nasional diminta memanfaatkan penerbangan di Asia Barat. Langkah ini dibutuhkan maskapai nasional yang berpotensi kehilangan 2,7 juta penumpang karena penutupan sementara penerbangan dari dan ke Tiongkok.
 
Staf Khusus Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan potensi wisata Asia Barat tak kalah menggiurkan dibanding Tiongkok. Destinasi yang dimaksud, yakni India, Nepal, Pakistan, dan Maladewa.
 
"Karena Tiongkok cukup besar porsinya, kami dorong maskapai untuk bisa sediakan alternatif destinasi ke Asia Barat, termasuk Turki dan Australia," kata Adita di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, negara-negara itu bisa menjadi alternatif wisata dampak penundaan penerbangan Tiongkok karena wabah virus korona. Sementara itu, wisatawan dalam negeri yang gagal ke Tiongkok didorong mengeksplorasi destinasi di Indonesia.
 
"Seperti Bali, Sumatra Utara, dan Kepulauan Riau," ungkap dia.
 
Maskapai Nasional Diminta Manfaatkan Potensi Asia Barat
Staf Khusus Kemenhub Adita Irawati di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Februari 2020. Foto: Medom.id/Nur Azizah
 
Untuk menggaet wisatawan, pemerintah bakal bekerja sama dengan maskapai untuk memberikan potongan harga. Hingga saat ini, maskapai yang sudah memberikan harga khusus baru Garuda Indonesia.
 
"Garuda sudah lakukan program diskon sampai 30 persen untuk (Senin-Rabu) 10 hingga 12 Februari 2020. Ini salah satu cara untuk kompensasi bagaimana penumpang internasional batal ke Indonesia," ungkap dia.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif