Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Utang Jiwasraya ke Nasabah Disebut Membengkak

Nasional Jiwasraya
Fachri Audhia Hafiez • 02 Februari 2020 16:00
Jakarta: Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menyebut kewajiban pembayaran utang PT Asuransi Jiwasraya (Persero) melonjak Rp2 triliun. Awalnya, utang perusahaan pelat merah tersebut berkisar Rp13,7 triliun.
 
"Awal Desember 2019 kewajiban yang disiapkan untuk memenuhi terhadap nasabah yang jatuh tempo itu sekitar Rp14 triliun kurang lebih. Kemarin di rapat panja (panitia kerja) saya tanya sekarang berapa, sudah Rp16 triliun," beber Herman dalam diskusi Crosscheck by Medcom.id bertajuk 'SBY Bicara Jiwasraya, Baper?' di Upnormal Coffee and Roasters, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 2 Februari 2020.
 
Herman mengatakan utang tersebut akan terus meroket. Terlebih perusahaan Jiwasraya harus beroperasi dengan pemenuhan rescue capital atau menyelamatkan modal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Artinya kewajiban untuk memenuhi terhadap para nasabah, untuk memenuhi terhadap operasional asuransi, ini setiap hari bertambah terus," ujar Herman.
 
Anggota Komisi VI ini meminta penyaluran utang ke nasabah dirumuskan secara menyeluruh. Dengan demikian, pemenuhan hak nasabah adil.
 
"Jangan sampai yang satu dibayar yang lain tidak. Kemudian baru dibayar setahun dua tahun sudah berhenti. Oleh karenanya rumuskan dulu sebaik mungkin, tentu ini bisa menjamin kesinambungan pembayaran secara tuntas," ujar Herman.
 
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjanjikan pembayaran dana nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tahap awal pada Maret 2020. Pembayaran itu merupakan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan persoalan asuransi Jiwasraya.
 
Erick tidak menyebut besaran jumlah dan asal dana pembayaran tahap awal nasabah. Rincian baru akan dibahas dalam rapat panja tertutup. Pihak Kementerian BUMN pernah menyebut, dana awal Rp2 triliun berasal dari suntikan dana investor ke anak usaha Jiwasraya yaitu Jiwasraya Putra.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif