Ilustrasi ASN. MI/Ramdani
Ilustrasi ASN. MI/Ramdani

Kriteria Evaluasi Lembaga/Komisi

Nasional menpan kementerian lembaga DPR RI
Anggi Tondi Martaon • 07 Juli 2020 18:05
Jakarta: Komisi II DPR akan melanjutkan evaluasi terhadap lembaga dan komisi. Ada tiga kriteria evaluasi.
 
Pertama, pembubaran. Lembaga/komisi yang tidak memiliki peran strategis layak untuk dibubarkan.
 
"Kalau enggak ada hasilnya kenapa enggak dibubarkan saja. Sorry saya enggak sebut lembaganya," kata Anggota Komisi II DPR Yanuar Prihatin di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, penggabungan lembaga. Opsi kedua ini dilakukan terhadap lembaga/komisi yang memiliki tugas dan fungsi hampir sama.
 
"Itu nanti akan kita inventarisasi. Kalau berdekatan harus memilih," ungkap dia.
 
Terakhir, meningkatkan status lembaga/komisi. Peningkatan ini bakal dilakukan terhadap lembaga yang dianggap memiliki peran strategis, namun posisinya masih rendah.
 
"Contoh BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila). Dia kan badan juga tapi melekat pada Presiden. Padahal BPIP itu fungsinya strategis menyangkut masa depan ideologi. Kenapa dia tidak dinaikkan statusnya," ujar dia.
 
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyebutkan evaluasi bakal dilakukan bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) serta Kementerian Sekretariat Negara. Pemerintah dan DPR tengah menginventarisasi hal tersebut.
 
"Karena di beberapa RUU yang saat ini dibahas memunculkan lembaga itu kan ada," ujar dia.
 
Baca: Penyederhanaan Lembaga Mengefisienkan Anggaran
 
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah tengah mengevaluasi 96 lembaga/komisi. Jika tidak efektif, kemungkinan besar lembaga tersebut dihapus.
 
"Sedang kita cek dan koordinasikan dengan kementerian/lembaga untuk memungkinkan dihapus atau dikurangi," kata Tjahjo kepada wartawan di Jakarta Pusat, Selasa, 7 Juli 2020.
 

(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif