Wakil Ketua MPR Oesman Sapta membuka acara Jambore HIPMI di Bandung (Foto:Dok.MPR)
Wakil Ketua MPR Oesman Sapta membuka acara Jambore HIPMI di Bandung (Foto:Dok.MPR)

Wakil Ketua MPR Yakin Mahasiswa HIPMI Tak Luntur Rasa Kebangsaan

Nasional berita mpr
Pelangi Karismakristi • 23 Mei 2016 18:21
medcom.id, Jakarta: Jambore HIPMI Perguruan Tinggi se-ASEAN resmi dibuka di Bandung, Senin, 23 Mei 2016. Wakil Ketua MPR Oesman Sapta membuka acara bersama Presiden Joko Widodo beserta istri Iriana Widodo.
 
Pada acara tersebut, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta membimbing dua mahasiswa asal Aceh dan Papua peserta Jambore HIPMI Perguruan Tinggi se-ASEAN mengucapkan ikrar melaksanakan Empat Pilar. Pembacaan ikrar diikuti oleh sekitar 2 ribu peserta lainnya.
 
"Demi Allah, saya berjanji akan melaksanakan Empat Pilar, Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," demikian lafal ikrar yang diucapkan Oesman Sapta sambil memegang tangan kedua mahasiswa di Universitas Telkom Bandung, Senin (23/5/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Oesman Sapta mengatakan, saat ini banyak generasi muda yang hilang rasa kebangsaan dan nasionalisme. Penyebabnya, intervensi dari luar yang membuat rasa kebangsaan luntur.
 
Oleh karenanya, MPR menggalakkan sosialisasi Empat Pilar MPR, yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
 
"Tapi generasi muda HIPMI tidak hilang rasa kebangsaannya. Saya minta generasi muda HIPMI untuk mengingatkan generasi muda lainnya di Tanah Air tentang rasa kebangsaan itu," ucap pria yang akrab disapa Oso.
 
Usai pembacaan ikrar, acara semakin ramai saat sesi tanya jawab. Para mahasiwa berebut bertanya kepada Oso. Mereka menyerbu panggung untuk mendapat kesempatan bertanya.
 
Salah satu di antarnya bertanya tentang suap dalam perizinan di kalangan pengusaha. Menurut Oso, hal tersebut tidak disukai oleh Presiden Jokowi.
 
"Birokrasi yang panjang dan bertele-tele. Birokrasi itu harus dipotong agar lebih efisien dan efektif. Itu (praktik suap) harus dihilangkan dan semakin dikurangi. Itulah harapan kita semua," kata Oso.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif