Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Antara/Hafidz Mubarak
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Antara/Hafidz Mubarak

Ulik Pemilu 2009, SBY Diingatkan Soal Bapak Bansos

Nasional partai politik presiden sby sby Partai Demokrat
M Sholahadhin Azhar • 28 Mei 2021 21:48
Jakarta: Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengulik Pemilihan Umum (Pemilu) 2009 dalam diskusi virtual yang diinisiasi Para Syndicate hari ini, 28 Mei 2021. Hasto merespons pihak-pihak yang menyuarakan gugatan atas kemenangan Partai Demokrat saat dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
 
Dia mengaku mendengar dari internal Demokrat terkait dugaan kecurangan Pemilu 2009. "Bagaimana politik bantuan sosial (bansos) itu dilakukan, sehingga ada pihak yang menjuluki Pak SBY itu bapak bansos Indonesia," kata Hasto dalam disksi virtual, Jumat, 28 Mei 2021.
 
Dia membeberkan penelitian Marcus Mietzner yang menganalisa Pemilu 2009. Hasto menyebut dari Juni 2008 hingga April 2009, ada US$2 miliar untuk politik bansos. Metode Ini dilakukan meniru strategi Thaksin Shinawatra di Thailand. Politik populisme yang dianggap menyandera APBN. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Demokrat Menganggap Menjalin Koalisi dengan PDI Perjuangan Sebagai Bunuh Diri
 
Hasto menyebut politik itu ditiru seluruh kepala daerah di Indonesia. Dia mengatakan hal itu mengandung kerawanan dan mengganggu stabilitas fiskal di masa mendatang.
 
Menurut Hasto, kekuasan seharusnya diperoleh dengan cara yang benar. Sehingga, tidak berdampak buruk.
 
"Kalau kekuasaan tidak diperoleh secara benar, akan membawa karma politik berupa kesengsaraan lahir dan batin," tegas Hasto.
 
Atas dasar itu pihaknya sulit berkoalisi dengan Partai Demokrat pada Pemilihan Umum 2024. Kondisi serupa juga ditemui dalam upaya koalisi bersama PKS.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif