Wakil Ketua Baleg Willy Aditya/Medcom.id/Arga Sumantri
Wakil Ketua Baleg Willy Aditya/Medcom.id/Arga Sumantri

Pemerintah Diminta Punya Basis Data Perundang-undangan

Nasional undang-undang
Arga sumantri • 27 November 2019 16:29
Jakarta: Badan Legislasi (Baleg) DPR ingin pemerintah memiliki basis data peraturan perundang-undangan. Hal itu penting guna memudahkan pemerintah maupun DPR menyisir aturan tumpang tindih.
 
"Kami akan membahas di pimpinan baleg bagaimana untuk mengeksekusi ini, apakah ini kita berikan semacam rekomenadasi kepada pemerintah atau apa," kata Wakil Ketua Baleg Willy Aditya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 27 November 2019.
 
Menurut Willy, peluang memiliki basis data perundangan mungkin diwujudkan menyusul rencana pemerintah membentuk pusat legislasi nasional yang dinamai Badan Regulasi Nasional. Badan ini bertugas membuat undang-undang yang ada, berikut aturan turunannya, menjadi harmonis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan wacana ini mencuat setelah Baleg melakukan rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan dua pakar hukum tata negara, Jimly Asshiddiqie dan Refly Harun. Kedua pakar itu, kata Willy, merekomendasikan hal serupa.
 
"Bagaimana basis data pusat legislasi itu benar-benar memiliki data base dari peraturan perundang-undangan sampai peraturan daerah," ujarnya.
 
Willy mengatakan saat ini pemerintah maupun DPR sejatinya sulit menyisir undang-undang yang tumpang tindih. Termasuk, aturan turunnanya. Kehadiran basis data pun dinilai mendesak.
 
"Karena ini kan enggak mungkin kita terjatuh pada lubang yang sama terus-menerus," ujarnya.
 
Menurut Willy, Baleg segera mengomunikasikan hal ini kepada pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM. Baleg juga ingin mencari ruang dan waktu berkomunikasi langsung dengan Presiden Joko Widodo.
 
"Karena apakah pusat legislasi nasional itu sekaligus membawahi data base peraturan perundang-undangan nasional dari atas sampe ke bawah," ucap dia.
 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif