Presiden Joko Widodo. Medcom.id/ Desi A
Presiden Joko Widodo. Medcom.id/ Desi A

Jokowi Beberkan Kriteria Menteri Periode Kedua

Nasional presiden jokowi
Cindy • 26 Mei 2019 20:31
Jakarta: Presiden Joko Widodo mulai membidik calon-calon menteri yang akan membantunya dalam Kabinet Kerja jilid II.
 
Di acara silahturami nasional dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Jokowi pun membeberkan beberapa kriteria menteri yang bisa bergabung bersamanya di periode kedua mendatang.
 
Pertama orang tersebut tentu harus memiliki integritas yang tinggi. Kedua memiliki kapabilitas atau cakap dalam menjalankan tugas sebagai menteri. Ketiga memiliki keterampilan manajerial dan bisa menjadi eksekutor yang tepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mampu me-manage setiap masalah, problem, persoalan yang ada dengan program, dan eksekusinya benar," kata Jokowi di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu, 26 Mei 2019.
 
Jokowi juga menyebut Ketua Umum Hipmi Bahlil Lahadalia cocok menjadi menteri. Jokowi pun tidak menampik jika sosok Bahlil bisa saja masuk dalam jajaran menteri di kabinet kerja jilid II.
 
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, sebagai kaum muda Bahlil diangap memiliki kepribadian serta cerdas dalam bersikap dan bertutur kata.
 
"Bukan berpotensi, tapi sangat berpotensi. Jadi kalau nanti beliau ini terpilih enggak usah kaget, kan pas kan. Siapa yang setuju?," tanya Jokowi pada para undangan yang hadir.
 
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungumkan pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. KPU memutuskan untuk mengumumkan hasil rekapitulasi pemilu 2019 setelah merampungkan penghitungan suara di 34 provinsi pukul 24.00 WIB, Senin, 20 Mei 2019. Jumlah suara sah tercatat 154.257.601. Sementara tidak sah 3.754.905.
 
"Pasangan nomor urut satu Joko Widodo dan Ma'ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Pasangan nomor urut dua, 68.650.239 atau 44,50 persen dari total suara sah nasional," ujar Komisioner KPU, Evi Novita Ginting, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019 dini hari.
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif