PNS Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga
PNS Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga

152 Ribu Formasi CPNS Dikompetisikan

Nasional pendaftaran cpns seleksi cpns
Fachri Audhia Hafiez • 30 Oktober 2019 14:35
Jakarta: Pemerintah meluncurkan pembukaan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Sebanyak 152 ribu lowongan baik di tingkat instansi pusat maupun daerah siap diperebutkan oleh calon peserta.
 
"Pusat kurang lebih ditetapkan 37.425, di daerah kurang lebih sudah kami tetapkan 114.814," kata Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Setiawan Wangsaatmaja di Kemenpan RB, Jalan Jenderal Sudirman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 30 Oktober 2019.
 
Menurut dia, awalnya pemerintah memproyeksikan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) sebanyak 197.111 formasi. Namun, dengan banyak pertimbangan, jumlah itu dipangkas menjadi 152.239 formasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam seleksi tahun ini, lanjut Setiawan, pemerintah memastikan memakai mekanisme zero growth atau rekrutmen untuk mengganti jumlah pensiun. Jabatan yang diprioritaskan meliputi pendidikan, kesehatan, dan jabatan teknis berkeahlian sesuai inti bisnis instansi.
 
"Jadi kalau instansinya katakanlah kami sudah memetakan seluruh pulau Indonesia, kami melihat bahwa pengadaan ASN SDM di sini tidak terlepas dan harus sejalan pembangunan nasional termasuk pembangunan daerah dan potensi daerahnya," ujar Setiawan.
 
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebut rekrutmen CPNS 2019 dibuka selama 11-24 November 2019. Seleksi kompetensi dasar (SKD) rencananya paling lambat digelar Februari 2020.
 
Seleksi kompetensi bidang (SKB) dilakukan awal Maret 2020. Sementara itu, pengumuman kelulusan direncanakan paling cepat April 2020.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif