Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Dok Kemhan
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Dok Kemhan

Survei: Prabowo Jadi Capres Pilihan Generasi Natives

Kautsar Widya Prabowo • 19 Mei 2022 12:55
Jakarta: Prabowo Subianto dinilai menjadi sosok pilihan generasi natives sebagai calon presiden (capres) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Generasi tersebut merupakan angkatan yang lahir di era pengembangan teknologi dengan usia 15-35 tahun.
 
"Berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan LSJ, sebanyak 24,9 persen generasi digital natives akan memilih Prabowo Subianto jika pilpres dilaksanakan hari ini," ujar peneliti Lembaga Survei Jakarta (LSJ), Fetra Ardianto dalam rilis surveinya secara daring, Kamis, 19 Mei 2022.
 
Posisi Prabowo disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sebanyak 20,6 responden memilih Anies.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di posisi ketiga terdapat nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Politikus PDI-Perjuangan ini mendapat tingkat keterpilihan dari generasi natives 12,4 persen.
 
Baca: Airlangga Instruksikan Kader Golkar di Daerah Merangkul PPP dan PAN
 
Kemudian, posisi keempat diisi Sandiaga Salahuddin Uno dengan elektabilitas 10,1 persen. Lalu ada tiga nama yang memiliki elektabilitas di atas 2 persen. 
 
"Ridwan Kamil, Basuk Tjahaja Purnama, dan Dedi Mulyadi yang tingkat elektabilitasnya sedikit lumayan, yakni masing-masing 5,7 persen, 5,4 persen, dan 3,6 persen" kata Fetra.
 
Survei menggunakan 1.225 sampel dari generasi natives berusia 15-35 tahun. Generasi ini dipilih lantaran memiliki proporsi berkisar 43,0 persen di Indonesia.
 
Survei ini dilakukan pada 15-28 April 2022 di 34 Provinsi seluruh Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara tatap muka dengan pedoman kuisioner. 
 
Proses penentuan jumlah responden menggunakan metode Lemeshow dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif