Pendiri SMRC Saiful Mujani/Medcom.id/Theo
Pendiri SMRC Saiful Mujani/Medcom.id/Theo

Saiful Mujani Sebut Capres Rela Lakukan Beragam Cara Rebut Kemenangan

Anggi Tondi Martaon • 29 Juni 2022 21:10
Jakarta: Cuitan pendiri SMRC Saiful Mujani menarik perhatian pengguna media sosial. Sebab, cuitan yang diunggah pada Rabu pagi, 29 Juni 2022 itu menyampaikan upaya seseorang yang berhasrat ingin menjadi presiden dalam pemilihan umum.
 
Pada awal cuitannya, Saiful menceritakan pendapat seorang teman dari komunitas terhadap seorang pejabat daerah. Orang tersebut disebut berasal dari komunitas yang sering menjadi sasaran intoleransi.
 
"Teman yang komunitasnya sering jadi sasaran intoleransi bilang: “gubernur itu sekarang inklusif terhadap berbagai kelompok agama," tulis Saiful saat dikutip dari akun Twitter-nya @saiful_mujani, Rabu, 29 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masih dalam cuitan yang sama, Mujani menyampaikan pendapatnya merupakan penilaian orang awam. Dia menilai berbagai cara akan dilakukan seseorang untuk mewujudkan hasratnya menjadi presiden. Bahkan, melakukan hal terlarang sekali pun.
 
”Saya bilang: “kl (kalau) ga ngerti bodoh aja. Orang itu jangankan nyabanin greja (gereja), disuruh makan babi pun akan dia makan kalau bisa jamin dia jadi presiden.” ujar dia.
 
Cuitan itu diunggah Mujani pada pukul 07.57 WIB. Hingga berita ini diturunkan, cuitan tersebut sudah di-retweet 347 kali, 177 tweet kutipan, dan 993 disukai pengguna Twitter.
 

Baca: Relawan Nilai Ganjar Pemimpin Ideal


Ragam respon disampaikan pengguna Twitter. Seperti yang disampaikan pengguna Twitter @lihubonna. Menurut dia, pernyataan Mujani dinilai tak elok.
 
"Kurang elok dan kurang tepat aja seh menurut saya seorang profesor ngomong begini. Apa tak ada ruang lagi untuk bicara edukasi dan mendidik dari seorang bergelar profesor," tulis @lihubonna.
 
Pengguna Twitter @hehen_12 juga ikut menyampaikan komentarnya. Dia mengaitkan cuitan Mujani tersebut dengan lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). 
 
"Bagaimana bisa mempercayai hasil survei kalau tukang surveinya saja ikut merangkap BuzzerRP," tulis pengguna akun @hehen_12.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif