Pesan Sang Ayah untuk Sandiaga Uno
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kanan) mendeklarasikan sebagai capres dan cawapres di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8). MI/PIUS ERLANGGA.
Pekanbaru: Ayah Sandiaga Salahudin Uno, Razif Halik Uno menyampaikan pesan khusus setelah Sandi resmi mendaftarkan diri sebagai calon wakil presiden 2019 mendampingi Prabowo Subianto.

Razif berpesan, meski kegiatan semakin padat, dia tidak ingin Sandi meninggalkan ibadah.

"Jangan lupa salat, jangan pernah ditinggal salatnya dan berbuatlah yang terbaik untuk umat," kata Razif saat dihubungi dari Pekanbaru, Jumat, 10 Agustus 2018.


Bagi Razif, semua orangtua ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Karena itu, pihak keluarga mendukung penuh keputusan Sandi yang mundur dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk maju sebagai cawapres.

Pria berusia 82 tahun ini merasa yakin bahwa anaknya bisa menjalani pilihannya di jalur politik praktis.

Sandi dilahirkan di lingkungan perusahaan minyak PT Caltex di Pekanbaru, yang memiliki kultur disiplin dan teratur, sehingga Razif menilai latar belakang tersebut turut membentuk karakter anaknya.

Tidak hanya itu, Razif juga berpesan agar Sandi harus lebih kuat menerima risiko apapun dalam dunia politik. Secara tidak langsung, Razif meminta anaknya untuk lebih 'tahan banting' dalam kontestasi Pilpres 2019.

"Kalau sudah masuk ke dunia politik itu semua risiko, (maka) tanggunglah. Suruh siapa masuk politik? Di-bully bully terus, luar biasa kemerdekaan berpendapat sekarang ini," jelas Razif.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id