PSI Sebut Ada Upaya Adu Domba Jokowi-Kalla
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. ANT/Widodo Jusuf.
Jakarta: Isu yang menggiring opini pencalonan Jusuf Kalla-Agus Harimutri Yudhoyono dinilai bagian dari upaya mengadu domba. Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia M Guntur Romli menilai, wacana Kalla-AHY hanya mengganggu konsentrasi Jokowi-Kalla yang fokus bekerja.

"Kalau mereka berdua (Jokowi-Kalla) terpancing dan terganggu, maka roda pemerintahan dan pembangunan akan kena imbasnya. Inilah yang diinginkan, kegagalan duet kepemimpinan Jokowi dan Jusuf Kalla," kata Guntur dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 4 Juli 2017.

Baca: Golkar-PKB Satu Napas terhadap Jokowi


Menurutnya, kalau duet kepemimpinan Jokowi dan Jusuf Kalla gagal, maka akan berimbas pada keduanya. Guntur pun merasa aneh dengan manuver Partai Demokrat yang ingin mengusung Kalla.

"Sangat aneh kalau Demokrat mau mengusung Jusuf Kalla dipasangkan dengan AHY di Pilpres 2019. Sedangkan pada 2009, SBY 'membuang' Jusuf Kalla sebagai calon wakil presiden," jelas dia.

Kabar menyandingkan JK dan Agus kembali mencuat usai pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Meski, kedua tokoh mengaku tak membahas politik saat pertemuan. Pertemuan itu merupakan silaturahmi dalam suasana Idulfitri.

Baca: Kalla Mengaku Sulit Jadi Capres

Namun, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan berkata lain. Pertemuan antara JK dan SBY, kata dia, membahas kemungkinan koalisi dalam Pilpres 2019. Pertemuan juga membahas kemungkinan menyandingkan JK dan Agus.

Hinca mengatakan skema JK dan AHY muncul dari suara kader di akar rumput. Demokrat akan membahas lebih lanjut kemungkinan ini.





(DRI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id