Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Suryani S Motik. (Foto: MI/Ramdani)
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Suryani S Motik. (Foto: MI/Ramdani)

Jokowi Disarankan Pilih Menteri yang Tak Egosentris

Nasional presiden jokowi
Ilham Pratama Putra • 25 Mei 2019 15:09
Jakarta:Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Suryani S Motik, meminta Jokowi mengevaluasi kabinet Indonesia Kerja. Suryani ingin Jokwi memilih menteri yang tidak egosentris.
 
"Kelemahan kabinet Jokowi enggak menguasai persoalan. Egosentris luar biasa," ujar Suryani di Gado-gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu, 25 Mei 2019.
 
Menurutnya, menteri-menteri Jokowi saat ini, khususnya di lingkungan kementerian ekonomi, dinilai hanya peduli pada departemennya sendiri. Akibatnya sejumlah kebijakan makro dan mikro ekonomi tidak terlaksana dengan baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kadin menyoroti kelemahan lain. Sebut saja minimnya pembahasan perumusan kebijakan, antara menteri-menteri ekonomi dengan dengan pengusaha.
 
Baca juga:Aktivitas Ekonomi di Tanah Abang Kembali Hidup
 
"Tentu pertemuan harus lebih intens. Pertemuan untuk membahas kebijakan yang nantinya bakal berimbas pada pelaku pasar. Tujuannya supaya pengusaha dapat langsung mengimplementasikan kebijakan tersebut," lanjut Suryani.
 
Tak cukup sampai disitu, Kadin meminta Jokowi mengevaluasi 16 paket kebijakan ekonomi. Karena menurutnya 16 paket kebijakan ekonomi saat ini sangat tidak efektif.
 
Suryani mengkritik sejumlah paket kebijakan saat ini tidak berkelanjutan. Kondisi ini membuat investasi asing yang seharusnya masuk ke Indonesia tertahan.
 
Terakhir, ia menyarankan Jokowi untuk memilih menteri perekonomian, seperti Menteri Perdagangan, yang benar-benar memahami persoalan. Bila kursi menteri mesti dicaplok dari jatah partai, Suryani menyarankan Jokowi benar-benar menimbang politikus yang kompeten dengan kementerian yang akan dipimpinnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif