Ilustrasi. (FOTO: Media Indonesia)
Ilustrasi. (FOTO: Media Indonesia)

Komisi XI Diminta Mengawasi Penambahan Utang

Nasional utang luar negeri
Nur Azizah • 02 Desember 2019 15:47
Jakarta: Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Badan Anggaran dan Komisi XI mencermati penambahan utang luar negeri akibat melebarnya defisit APBN 2019. Menurut Puan, hal itu diperlukan namun harus dalam batas aman.
 
“Melebarnya defisit APBN karena pemerintah butuh tambahan ruang fiskal. Tapi konsekuensinya akan ada penambahan utang luar negeri,” ujar Puan di Jakarta, Senin, 2 Desember 2019.
 
Pemerintah memperkirakan defisit APBN melebar pada kisaran 2,2 persen terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) hingga akhir 2019. Angka ini meleset dari target APBN 2019 sebesar 1,93 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Puan memaklumi. Pertumbuhan perekonomian global belakangan diprediksi terus menurun hingga 3 persen. Angka merosot dibanding tahun-tahun sebelumnya, sebesar 3,8 persen.
 
Sementara volume perdagangan global tahun ini diprediksi pertumbuhannya hanya 1,1 persen. Melemahnya pertumbuhan ekonomi global antara lain akibat dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok
 
Puan juga meminta pemerintah menggenjot konsumsi dalam negeri. Pemerintah menstimulus masyarakat.
 
"Terutama di daerah untuk bisa menjaga daya beli,” ucap Puan.
 
Selain mengawasi, dia meminta Badan Anggaran dan Komisi XI segera merespons kebijakan itu, supaya tepat sasaran. Puan melihat perlunya pembahasan dengan pemerintah mengantispasi dampak penurunan ekonomi global.
 
“Pelebaran defisit APBN memang diperlukanuntuk menggerakan perekonomian, namun harus diyakinkan bahwa itu dalam batas yang aman karena terkait penambahan utang luar negeri," ucap dia.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif