Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Dok. Istimewa
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Dok. Istimewa

Polisi Diminta Segera Tangkap Pendeta yang Minta 300 Ayat Al-Qur'an Dihapus

Anggi Tondi Martaon • 21 Maret 2022 15:16
Jakarta: Polisi diminta bergerak cepat menangkap pendeta Saifudin Ibrahim (SI). Pernyataan Saifudin yang meminta Kementerian Agama (Kemenag) mengubah 300 ayat dalam Al-Qur'an dianggap menyuburkan paham radikal dan sangat meresahkan.
 
"Polisi perlu menindak dan menangkap SI dengan cepat, demi kita menghindari perpecahan dan kemarahan di masyarakat," kata Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni melalui keterangan tertulis, Senin, 21 Maret 2022.
 
Politikus Partai NasDem itu menyarankan Korps Bhayangkara berkoordinasi dengan instansi lain. Sebab, Saifudin disebut tidak berada di Tanah Air.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apakah itu Imigrasi atau lembaga lainnya karena isunya beliau ada di luar negeri," ungkap dia.
 
Dia juga mengkritik keras pernyataan Saifudin yang disampaikan melalui video tersebut. Menurut dia, pernyataan Saifudin rawan menimbulkan konflik.
 
"Apapun agamanya, kalau dihina kita tentunya tidak akan diam,” ujar dia.
 
Baca: Polri Usut Pria Ngaku Pendeta yang Minta 300 Ayat Al-Qur'an Dihapus
 
Saifudin meminta Kemenag menghapus 300 ayat suci dalam Al-Qur'an. Menurut dia, ayat-ayat tersebut menjadi penyebab suburnya radikalisme dan terorisme di Indonesia.
 
Pernyataan itu menuai polemik. Saifudin telah dilaporkan ke polisi. Dittipidsiber Bareskrim Polri tengah mendalami laporan tersebut.
 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif