Pengamat: Penunjukan Mahfud MD Terkendala Restu PKB
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD disebut-sebut sebagai calon pendamping Jokowi di Pilpres 2019. Namun, langkah Mahfud MD dianggap tak akan mulus.

Pengamat politik Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menilai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum tentu akan merestui penunjukannya.

"Mahfud bisa saja jadi cawapres, cuma kan dia ini belum tentu serta merta didukung PKB," ujar Ray Rangkuti saat dihubungi di Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018.


Mahfud, yang namanya masuk dalam bursa calon Wakil Presiden Joko Widodo(Jokowi), pernah menjadi mantan Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB pada 2002-2005.

Baca: Sekum Bamusi: Mahfud MD Bisa Memperkuat Jokowi

Namun, partai yang dikenal memiliki basis massa pendukung dari Nahdlatul Ulama (NU) itu sudah mendeklarasikan ketua umum mereka yang masih aktif. Yakni Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai kandidat calon wakil presiden Jokowi. "Mahfud ini kemudian jadi kompetitornya Cak Imin. PKB bisa menganggap dia menjadi penghambat," tutur Ray.

Terlepas dari persoalan PKB tersebut, Ray berpendapat jejak rekam karir Mahfud di pemerintahan menjadi salah satu keunggulannya, yang membuat mantan anggota DPR RI tersebut pantas dilirik menjadi pendamping Jokowi.

"Selain itu, tidak hanya sebagai orang yang ahli di bidang hukum, dia juga dekat dengan umat. Jokowi bisa diuntungkan dari sisi kedekatan Mahfud dengan umat," kata dia.



(YDH)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id