Ketua Kelompok Komisi Badan Legislasi (Kapoksi Baleg) Fraksi Golkar Nurul Arifin. ANT/Wahyu Putro A
Ketua Kelompok Komisi Badan Legislasi (Kapoksi Baleg) Fraksi Golkar Nurul Arifin. ANT/Wahyu Putro A

Golkar Tak Masalah Pembahasan RUU PKS Ditunda

Nasional antikekerasan seksual
Theofilus Ifan Sucipto • 02 Juli 2020 15:09
Jakarta: Fraksi Partai Golkar DPR tidak keberatan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual ditarik dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020. Asal, dasar hukum menindak pelaku kekerasan seksual itu masuk dalam Prolegnas 2021.
 
“Kami tetap mendukung RUU PKS ini untuk dibahas dalam masa (prolegnas) sekarang atau pun yang berikutnya,” kata Ketua Kelompok Komisi Badan Legislasi (Kapoksi Baleg) Fraksi Golkar Nurul Arifin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 2 Juli 2020.
 
Nurul menilai RUU PKS penting, terutama bagi perempuan. Dia berharap substansi RUU PKS tetap dibahas meskipun RUU tidak berdiri sendiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Penting bahwa substansi RUU PKS dimasukkan dalam RUU yang akan datang,” ujar Nurul.
 
Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas menjamin RUU PKS masuk dalam Prolegnas 2021. Supratman menegaskan aturan hukum itu tak hanya penting untuk perempuan.
 
“Jangan pikir bahwa laki-laki tidak (menganggap penting) ya. Ini kita akan lanjutkan di prolegnas yang akan datang,” ucap Supratman.
 
(Baca: NasDem Masih Berharap Pembahasan RUU PKS Dilanjutkan)
 

(REN)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif