Pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan membatasi kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan membatasi kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Pemerintah Harus Cari 'Racikan' Paling Mujarab Lawan Covid-19

Nasional Virus Korona PSBB
Kautsar Widya Prabowo • 21 Mei 2020 01:11
Jakarta: Penasihat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Diah Saminarsih menyebut penanganan virus korona (covid-19) untuk tiap negara tak bisa disamaratakan. Pemerintah harus mencari racikan kebijakan paling mujarab untuk diberlakukan dan diterapkan di Indonesia.
 
WHO hanya berkapasitas memberikan ketentuan penanganan kesehatan secara umum. Virus ini diketahui menular dari manusia ke manusia sehingga perlu pembatasan pergerakan masyarakat.
 
"Cara membatasi masyarakat itu yang harus ditemukan dan dikenali sendiri oleh pemerintah pusat dan daerah," kata Diah dalam diskusi secara virtual, Rabu, 20 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah harus mencari rumus terbaik untuk tingkat nasional, subnasional, hingga komunitas agar masyarakat rentan tak terjangkit. Tujuan utama pembatasan manusia itu ialah menyelamatkan nyawa manusia.
 
Baca: Polisi Diminta Tegas Menindak Pelanggar PSBB
 
Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) barangkali sesuai dengan kondisi di Indonesia. Ia meyakini setiap kebijakan penanganan covid-19 pada dasarnya bertujuan memitigasi penyebaran virus.
 
"(Penanganan covid-19) harus ditemukan oleh pemerintah di masing-masing negara," imbuhnya.
 
Gaya mitigasi tiap negara berbeda. Ia mencontohkan penanganan covid-19 di Swiss belum tentu sama dengan penanganan negara eropa lain seperti di Inggris dan Italia. Pemerintah Swiss memberlakukan lockdown dari 14 Maret hingga 27 Mei.
 
Negara yang sebagian besar wilayahnya terdiri penggunungan Alpen akan memberlakukan relaksasi terhadap kebijakan lockdown. Berkaca ke Swiss, pemerintah harus mengkaji situasi setempat untuk mengetahui baik buruk atas kebijakan tersebut.
 
"Pemerintah Swiss di sini cukup untuk bisa memutuskan itu jaminan sosialnya cukup. Pemerintahnya melihat 'oh ini sesuatu yang risikonya bisa ditanggulangi'," dia mencontohkan.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini: https://www.medcom.id/corona
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif