Ilustrasi ibadah haji/AFP.
Ilustrasi ibadah haji/AFP.

Biro Perjalanan Haji Indonesia Disebut Bisa Masuk ke Arab Saudi

Nasional kementerian agama PKS Virus Korona haji ibadah haji pandemi covid-19 Crosscheck
Fachri Audhia Hafiez • 06 Juni 2021 18:44
Jakarta: Anggota Komisi VIII DPR fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Bukhori Yusuf, menyebut terdapat biro perjalanan haji sudah masuk ke Arab Saudi. Sementara itu, negara tersebut masih melarang penerbangan dari Indonesia.
 
"Kita tahu memang Kementerian Agama (Kemenag) ini minta izin untuk ke Arab Saudi belum diberikan sampai saat ini. Tapi anehnya travel biro itu sudah masuk sampai sana juga (Arab Saudi)," kata Bukhori dalam program Crosscheck #FromHome by Medcom.id bertajuk 'Gagal Haji, Pandemi atau Lemah Diplomasi?', Minggu, 6 Juni 2021.
 
Bukhori tak memerinci biro travel yang dimaksud. Meski dia menyebt sejumlah orang sudah terbang ke Arab Saudi, namun Bukhori merahasiakan identitas pihak terkait.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kemenag Nilai Wajar Pembatalan Bikin Antrean Haji Makin Panjang
 
"Di antara yang dekat dengan kita sudah pernah ke sana juga, dua kali lagi," ujar Bukhori.
 
Dia heran pihak Kemenag sulit mendapat izin ke Arab Saudi tetapi secara personal ada beberapa yang bisa sampai sana. Termasuk urusan bisnis.
 
Pada diskusi tersebut hadir pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag Khoirizi. Dia meminta Bukhori mengungkap sosok maupun biro travel tersebut.
 
"Nanti kita WA (WhatsApp) lah," kelakar Bukhori sambil tertawa.
 
Khoirizi mengatakan urusan yang tidak dan bisa masuk ke negara itu kewenangan Arab Saudi. Itu domain otoritas setempat.
 
"Bagaimana mustahil saya bisa melarang Pak Bukhori ke sana sedangkan kerajaan Arab Saudi kasih visa ke Pak Bukhori," ujar Khoirizi.
 
Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan meyakini temuan pihak yang masuk ke Arab Saudi bukan secara formal. Melainkan informal.
 
"Kalau pejabat negara kita boleh melakukan jalur informal seperti itu artinya kita melaksanakan pengelolaan ketatanegaraan yang sangat permisif," kata Farhan.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif