Pemudik akan Merasakan Masifnya Pembangunan di Era Jokowi

11 Juni 2018 13:14 WIB
pilpres 2019
Pemudik akan Merasakan Masifnya Pembangunan di Era Jokowi
Juru Bicara PSI Bidang Ekonomi dan Bisnis, Rizal Calvary Marimbo
Jakarta: Pembangunan infrastruktur jalan yang dikebut dan dioperasikan untuk mudik Lebaran 2018 diyakini akan menjadi juru kampanye (jurkam) untuk Presiden Jokowi. Kelancaran dan kenyamanan mudik Lebaran yang dirasakan masyarakat akan menjadi nilai tambah pemerintahan Jokowi.
 
Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Ekonomi dan Bisnis Rizal Calvary Marimbo meyakini kemacetan pada mudik Lebaran 2018 tidak tahun sebelumnya. Sebab, Jokowi mempercepat pembangunan infrastruktur jalan sebelum memasuki bulan Ramadan. Menurut Rizal, hal itu dapat menjadi modal bagi Jokowi untuk meyakinkan warga bahwa pembangunan di era pemerintah saat ini berjalan baik.
 
"Infrastruktur tidak pandai beretorika atau mengolah kata. Untuk meyakinkan publik, infrastruktur hanya pasif tapi efektif meyakinkan publik. Dia semacam unmoving mover kausa prima. Tidak bergerak tapi mampu menggerakan orang untuk memilih Jokowi kembali di 2019," kata Rizal dalam keterangan tertulisnya, Senin, 11 Juni 2018.
 
Rizal optimistis, sebagian pemudik diperkotaan yang tidak suka dengan Jokowi akan berubah pikiran setelah menikmati mulusnya jalan tol dan sarana infrastruktur terbaru.
 
"Jokowi menawarkan experience campaign atau pengalaman, sedangkan oposisi menawarkan retorika dan fake news campaign. Ini yang akan membuat posisi Jokowi semakin kuat di mata publik," ucap dia.

Baca: Infrastruktur
 
Rizal mengatakan, infrastruktur mudik tersebut berupa jalan tol, pelabuhan, bandara, terminal, stasiun kereta, jalan umum yang semakin maju dan modern yang dibangun pemerintahan Jokowi-JK selama ini.
 
"Digabung semua Presiden sebelumnya, Jokowi membangun infrastruktur terpanjang, terbanyak, termasif sepanjang sejarah walau baru empat tahun menjabat. Mana ada negara yang makmur karena mengabaikan infrastruktur?" ucap dia.
 
Berdasarkan data yang dia peroleh, Jokowi-JK telah membangun jalan baru sepanjang 2.623 kilometer (km). Pada 2015, terdapat 1.286 km jalan baru dibangun. Setahun kemudian, pemerintah membangun 559 km jalan.
 
Dan 2017 telah dibangun 778 km jalan baru. Sehingga total jalan baru yang telah dibangun sepanjang 2.623 km. Tahun 2018, pemerintah menargetkan sepanjang 1.071 km jalan baru dan 1.120 km pada 2019 akan dibangun. Dengan demikian, diharapkan total pembangunan jalan baru di era Jokowi-JK mencapai 4.814 km.





(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id