Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Jokowi Putar Otak Salip Tiongkok

Nasional infrastruktur
Damar Iradat • 06 November 2019 13:27
Jakarta: Presiden Joko Widodo menyebut pembangunan infrastruktur Indonesia masih tertinggal jauh dari Tiongkok. Ia ingin pembangunan infrastruktur dalam lima tahun ke depan dipercepat.
 
Jokowi mencontohkan lambatnya pembangunan jalan tol di Tanah Air. Sejak membangun Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) pada 1978, Indonesia hanya punya jalur bebas hambatan sepanjang 780 kilometer.
 
"Sementara, Tiongkok, dalam waktu yang sama sudah membangun 280.000 kilometer," kata Jokowi di Indonesia Bank Expo, di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu, 6 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak menjabat sebagai presiden pada 2014, Jokowi terus menggenjot sektor infrastruktur. Dia memerintahkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk getol berinvestasi.
 
Pada periode pertama, Jokowi berkonsentrasi membangun jalan tol, bandara, pelabuhan, dan pembangkit listrik. Pembangunan ini diharapkan dapat memberikan kecepatan logistik barang dan jasa ke seluruh penjuru negeri.
 
Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengakui pembangunan di Indonesia bukan perkara mudah. Dengan 17.000 pulau dan 514 kabupaten/kota, pekerjaan tersebut menemukan banyak tantangan.
 
Ia mencontohkan bagaimana infrastruktur Papua yang masih belum memadai. Perjalanan dari Wamena ke Nduga yang masih satu provinsi membutuhkan waktu empat hari empat malam karena tak ada jalan.
 
"Bayangkan bagaimana logistik dan pelayanan kesehatan di sana. Itu lah negara kita," ungkap dia.
 
Kepala Negara menegaskan untuk lima tahun ke depan, pemerintah masih akan fokus melanjutkan pembangunan infrastruktur. Namun, nantinya pekerjaan infrastruktur ini harus bersambungan satu sama lain.
 
"Kalau ada jalan tol sambungkan dengan kawasan industri, sambungkan ke kawasan wisata. Airport pun harus disambung ke kawasan pertumbuhan ekonomi. Pelabuhan sambungkan dengan kawasan industri," tegas Jokowi.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif