NEWSTICKER
Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Cerita NasDem dan Politik Tanpa Mahar

Nasional Partai NasDem
Candra Yuri Nuralam • 07 Desember 2019 07:31
Palangkaraya: Partai NasDem mempunyai slogan 'Politik Tanpa Mahar' yang menjadi haluan dalam berpolitik di Indonesia. Kalimat itu ternyata mempunyai makna mendalam.
 
Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Ahmad Ali mengatakan, slogan itu tercipta usai mengumpulkan keluh kesah masyarakat Indonesia terkait dengan politik yang diidentikkan dengan uang. Padahal, kata dia, dalam berpolitik yang dibutuhkan adalah semangat untuk membangun negeri.
 
"Itu lahir dari riset, dari penelitian terkait harapan masyarakat terhadap partai politik, salah satunya lahirnya itu, politik tanpa mahar," kata Ali di Hotel Bahalap, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat 6 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ali mengatakan NasDem ingin membuat sebuah partai yang bersih dari kata mahar. NasDem juga ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa partai berfungsi untuk memperbaiki kemakmuran bangsa dan negara menuju lebih baik lagi.
 
"Karena ini politik tanpa mahar itu tidak hanya untuk membangun citra partai NasDem, tapi ini adalah upaya untuk melakukan penguatan, mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap partai," ujar Ali.
 
Slogan tersebut dibuat bukan untuk pencitraan. Dia menegaskan tidak ada maksud membuat slogan itu hanya untuk menarik suara saat pemilihan umum saja.
 
Ali juga menegaskan slogan itu merupakan semangat dan haluan para kader partainya dalam berpolitik. Slogan itu juga sudah mendarah daging untuk NasDem.
 
"Ini adalah garis perjuangan partai, kita tidak sedang mencoba-coba mengatur menjadikan politik tanpa mahar sebagai suatu garis perjuangan terus kemudian pemilu berikutnya dilupakan," tutur Ali.
 
Dia menegaskan sampai saat ini tidak ada kader NasDem yang dimintai mahar saat ingin bergabung. Jika memang ada, kata dia, hal itu merupakan kebohongan keji belaka.
 
"Kalau ada calon yang diminta uang saya pastikan itu bohong. Ini harus konsisten karena ini modal," tegas Ali.
 
Dia juga mengatakan ada sanksi tegas bagi kader NasDem yang terbukti meminta mahar. Tidak ada diskresi dalam hal tersebut bagi siapapun.
 
"Kalau ada kader yang melanggar itu pasti akan dapat sanksi berat," tandasnya.

 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif